MUDIK NYAMAN & KESEHATAN AMAN DENGAN BPJS KESEHATAN


Jelang Lebaran,  istilah mudik ini menjadi hal yang akan sangat sering kita dengar. Lebaran selalu menjadi momentum untuk kita kembali ke kampung halaman asal kita. Apalagi di tahun ini libur Lebaran cukup panjang dan tentunya masyarakat tidak ingin menyia-nyiakan waktunya baik untuk mudik ataupun berlibur. Sayangnya, tahun ini saya sekeluarga tidak merencanakan mudik karena kondisi kehamilan saya yang memasuki usia 35 minggu. Rasanya saya sudah tidak sanggup lagi bermacet-macetan atau takut kalau kesehatan saya dan janin yang ada di dalam perut terjadi sesuatu.

Melakukan perjalanan mudik memang relatif melelahkan karena dilakukan sambil berpuasa. Masalah kesehatan saat mudik ini menjadi hal utama yang perlu kita perhatikan. Jangan sampai kita sudah menyiapkan oleh-oleh untuk sanak keluarga di kampung, baju baru untuk dipakai lebaran, pengecekan kondisi mobil, tapi kita lupa akan satu hal yaitu memperhatikan kesehatan saat mudik. Kita perlu mempersiapkan kondisi fisik yang prima serta tak lupa membawa kartu JKN-KIS atau asuransi kesehatan yang kita punya serta obat-obatan pribadi. Kenapa? Karena pergi dalam waktu yang lama terkadang tidak nyaman bagi sebagian orang yang memiliki penyakit tertentu dan kondisi di jalan kita tak akan pernah tau seperti apa. Mungkin bisa saja kita drop dan tiba-tiba sakit, apalagi jika kita membawa orangtua yang mempunyai riwayat penyakit tertenmtu misalnya. Pasti kesehatannya harus benar-benar kita perhatikan.

Mudik Nyaman Dengan BPJS Kesehatan

Untuk masalah kesehatan, peserta jaminan kesehatan nasional – Kartu Indonesia sehat (JKN-KIS) tidak perlui khawatir selama libur lebaran karena dari tanggal 7 – 23 Juni 2018 peserta JKN-KIS tetap berhak mendapat pelayanan kesehatan selama hari libur lebaran sesuai dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk peserta yang menjalani mudik, apabila sakit di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun tidak terdaftar di FKTP tersebut.






Saat saya menghadiri buka puasa bersama dengan tim BPJS Kesehatan, rekan media dan blogger Senin 4 Juni 2018 di The Hook Jakarta, Ibu Andayani Budi Lestari selaku Direktur Pelayanan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan dan Faskes menyampaikan bahwa, 


“ Pada keadaan gawat darurat seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta.”








Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah mudik maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Jadi diharapkan peserta JKN-KIS yang melakukan perjalanan mudik membawa kartu JKN-KIS dengan status kepersertaan AKTIF. Sebelum melakukan perjalanan mudik ada baiknya melakukan pembayaran  iuran agar kepersertaan selalu aktif. Jika kita ingin mengecek status iuran kita dapat melalui aplikasi mobile JKN. Dalam aplikasi tersebut kita juga bisa memanfaatkan untuk melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Demi kenyamanan para pesertanya saat arus mudik 2018 ini berlangsung BPJS Kesehatan juga telah meng-upgrade BPJS Kesehatan Care Center 1500400 yang dapat dihubungi kapan pun. Care center yang beroperasi selama 24 jam ini bisa dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui denda pelayanan.

Kantor cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada saat arus mudik lebaran, tepatnya pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018 dari pukul 08.00-12.00 WIB.


BPJS Kesehatan pun membuka posko mudik di 8 titik padat pemudik pada 9-14 Juni 2018 yaitu di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Km 57 Cikampek, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Serta Pelabuhan Merak Banten. Di posko-posko mudik BPJS Kesehatan tersebut kita bisa mendapatkan pelayanan khusus seperti pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga pemberian informasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.




Jangan lupa untuk mendownload aplikasi Mudik BPJS Kesehatan di google play store. Aplikasi tersebut menyediakan telpon penting, alamat kantor BPJS Kesehastan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatanm tips BPJS Kesehatan, lokasi penting, dan media sosial BPJS Kesehatan.

Nah dengan adanya kemudahan dari BPJS Kesehatan, mudik nyaman dan kesehatan aman! Selamat mudik yaa teman-teman!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature