KEPUASAN PESERTA PROGRAM BPJS KESEHATAN


Sudah download aplikasi mobile JKN?

Dua bulan yang lalu saya baru saja memanfaatkan fitur aplikasi JKN Mobile untuk pindah faskes dari wilayah Pulogadung ke Bekasi karena kebetulan saat ini saya sudah menetap di Bekasi. Semula saya pikir prosesnya ribet dan memakan waktu yang cukup lama, seperti saya harus mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan, antri, membawa sejumlah dokumen penunjang. Ternyata tidak. Saya cukup download aplikasi mobile JKN atau menghubungi care center  BPJS Kesehatan di 1500400.


Proses pemindahan faskes pertama yang semula di Puskesmas Pulogadung dalam sekejap berubah menjadi Faskes di Klinik Bekasi yang saya tuju, saya juga mendapatkan kartu KIS digital yang statusnya telah aktif. Selain itu di aplikasi Mobile JKN, saya bisa mengecek tagihan dan riwayat pembayaran iuran JKN-KIS.

Sungguh aplikasi ini memudahkan saya sebagai peserta JKN-KIS. Sebagai peserta JKN-KIS selain dimudahkan dalam urusan pemindahan faskes dan pengecekan pembayaran iuran, saya juga cukul puas dengan akses dan mutu layanan faskes BPJS Kesehatan.

PENCAPAIAN KINERJA BPJS KESEHATAN 2017


Sebagai penyelenggara progran jamina kesehatan, BPJS kesehatan terbilang sukses memenuhi keburuhan dasar kesehatan masyarakat Indonesia. Data pada tahun 2017, untuk pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebanyak 150,3 juta. Lalu untuk pemanfaatan di poliknik rawat jalan rumah sakit mencapai 64,4 juta. Sedangkan pemanfaatan untuk rawat inap adalah 8,7 juta. Jadi total keseluruhan di tahun 2017 sebesar 223,4 juta. Sedangkan kerjasama BPJS Kesehatan dengan mitra di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) mencapai 2.268 rumah sakit dan klinik utama.



Pengukuran tingkat kepuasan di fasilitas kesehatan adalah cara BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terbaik kepada peserta. Pencapaian BPJS pada tahun 2017, mendapatkan apresiasi oleh direktur IMF, Presiden Meksiko, dan yang lainnya, karena jika dibandingkan dengan negara lain, perkembangan cakupan peserta BPJS di Indonesia sangat memuaskan.


Selama 4 tahun masa implementasinya, sejak 1 Januari 2014-31 Desember 2017, berhasil memperoleh Opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dari Akuntan Publik, makanya tidak heran BPJS Kesehatan memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sekarang dikenal dengan Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dan Pelaksanaan Good Governance dengan skor aktual 85.63 dari skor 100 dari BPKP.Dengan pencapaian tersebut, penerima bantuan iuran juga ikut meningkat. Totalnya sebanyak 92,3 juta jiwa penerima bantuan iuran telah dibayarkan iurannya oleh pemerintah, dengan akumulasi sebesar Rp. 89,9 triliun.
"Dari hasil pengukuran Good Governance Tahun 2017 oleh BPKP, BPJS Kesehatan juga mendapatkan nilai baik, dengan skor aktual 85,63 dari skor maksimal 100,” tegas Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam acara Public Expose Laporan Keuangan dan Laporan  Program Tahun 2017 di Jakarta, Rabu (16/05).
BPJS KESEHATAN TEKAN ANGKA KEMISKINAN

Ikut program JKN-KIS adalah sebuah keharusan, agar ketika penyakit datang dan membutuhkan biaya besar tidak mengganggu cashflow keuangan keluarga jadi keuangan tetap sehat dari biaya medis yang tak terduga.

Mengikuti program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, dinilai mampu menghindarkan masyarakat dari risiko jatuh miskin akibat membayar biaya pelayanan kesehatan penyakit katastropik yang notabene ber-budget tinggi. Menurut Fachmi, pengeluaran masyarakat untuk iuran JKN-KIS dapat dianggap sebagai investasi karena Program JKN-KIS terbukti mampu melindungi keluarga dari kemiskinan akibat penyakit berbiaya mahal.

"Kalau dihitung-hitung , operasi jantung bisa habis ratusan juta rupiah. Biaya cuci darah sebulan bisa menghabiskan belasan juta. Mungkin pada awalnya, kalangan masyarakat yang mampu masih bisamenanggung biayanya. Tapi lama-kelamaan pasti ada satu titik dimana mereka tidak mampu lagi untuk membiayai penyakit tersebut," terang Fachmi.

Dengan mengikuti program JKN-KIS kita juga dapat membantu sesama secara gotong royong kepada saudara setanah air yang lebih membutuhkan dana lebih ketika berobat. Jadi tunggu apalagi, yuk sama-sama bangun bangsa ini dan gotong royong bersama BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS. 

Dengan gotong royong semua dapat tertolong!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature