Slide Show

REVIEW PHILIPS AVENT COMFORT MANUAL BREASTPUMP


10 Juli 2018, sudah 2 bulan saya menjalani perjalanan menyusui bersama Arsakha. Arsakha yang ternyata tongue tie. Beruntung saya mengetahuinya sesegera mungkin. Berbeda dengan pengalaman menyusui Arsyad, kakaknya. Arsyad juga mengalami tongue tie sampai payudara saya luka hingga mastitis dan pada akhirnya saya harus menjalani proses relaktasi. Tak hanya itu saja, ada rasa keraguan dalam diri cukupkah ASI saya ketika saya kembali bekerja, sakit lagi gak ya payudara saya kalau saya mulai memompa lagi. Dulu rasanya ingin sekali menyerah dengan dunia menyusui ini. Namun semangat yang ditularkan oleh support group yang saya miliki, membuat saya bangkit lagi dan yakin bahwa ini semua layak untuk diperjuangkan.

Jungkir balik dunia menyusui sungguh saya alami saat bersama Arsyad. Tak hanya itu saja jungkir balik proses memilih breastpump dan stok ASIP-pun membuat saya sedikit stres apalagi mengingat jatah cuti yang hampir habis karena saat itu saya masih bekerja, berbekal breastpump kado dari sahabat dimulailah hari-hari kejar tayang stok ASIP saat bersama Arsyad hingga akhirnya ia menginjak usia 1 tahun 8 bulan.

Saat mengandung Arsakha tentunya masalah per ASI-an ini menjadi perhatian saya, karena saya tak ingin lagi mengalami masalah yang sama sampai saya harus terkena baby blues. Begitu memasuki trimester ketiga saya mempersiapkan perlengkapan menyusui saya, mulai membongkar breastpump yang dulu saya pakai untuk Arsyad, sayangnya motor mesin breastpump tersebut sudah tidak berfungsi dengan baik dan suaranya bising sekali. Akhirnya mendekati HPL saya sibuk mencari breastpump apa yang cocok untuk saya dan harganya ramah di kantong. Berkat rekomendasi dari teman-teman saya jatuhlah pilihan pada Philips Avent Comfort Manual Breastpump. Tiga hari setelah Arsakha lahir sayapun mulai memerah ASI saya.




 Setelah mencoba Philips Avent Comfort Manual Breastpump inilah yang saya rasakan :
  1. Posisi yang nyaman saat memompa
Biasanya untuk mendapatkan hasil perahan ASIP yang banyak saya agak sedikit menunduk saat memompa, hal tersebut membuat punggung terasa pegal dan kurang nyaman. Dengan Philips Avent Comfort Manual Breastpump saya bisa melakukan kegiatan memompa ini dengan duduk bersandar. Posisi duduk yang nyaman dan santai akan membantu memancing ASI lebih cepat dan banyak.

  1.  Bantalan Silicone Lembut
Philips Avent Comfort Manual Breastpump ini memiliki bantalan silicone yang lembut, jadi pada saat proses memompa payudara saya tidak terasa sakit dan bantalan tersebut seperti menirukan gerak mengisap bayi sehingga merangsang ASI cepat keluar.

  1.  Ringan dan Mudah dibawa saat berpergian
Pompa ini ringan dan praktis dibawa saat berpergianb. Meskipun sekarang saya sudah tidak aktif bekerja kantoran, membawa pompa ASI tetap saya lakukan ketika berpergian atau menghadiri event blogger. Rangkaian produknya juga kompatibel dan ringkas, sehingga tak perlu khawatir ada spare part yang tertinggal saat hendak dibawa.

  1.  Mudah dirakit dan dibersihkan
Philips Avent Comfort Manual Breastpump sangat mudah dirakit sebelum pemakaian dan mudah sekali dibersihkan setelah penggunaan, karena jumlah spare part atau bagian pompa yang hanya sedikit. Diantaranya silikon corong, badan pompa, tuas, botol penampung ASI, dan valve.


Meskipun saat ini saya menghabiskan waktu bekerja dari rumah, mempunyai pompa ASI dan belajar kembali manajemen ASIP sangat penting dan harus dilakukan. Saat payudara kanan saya menyusui Arsakha langsung, payudara kiri bisa sambil dipompa dengan Philips Avent Comfort Manual Breastpump. Sering dirangsang dengan power pumping membuat ASI keluar lebih banyak. Semoga membantu urban mama yang lagi galau memilih pompa ASI ya, saya merekomendasikan Philips Avent Comfort Manual Breastpump ini karena nyaman untuk digunakan.

 terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

SABTU CERIA DI FUNTOPIA BALLOON PARK


Saat ini seringkali kita jumpai pemandangan anak-anak yang asyik bermain gadget dimanapun anak-anak berada, seperti saat menunggu makanan di restoran, kumpul keluarga mereka juga tetap asyik dengan gadgetnya, bermain di taman sambil membawa gadget. Hal ini menjadi pemandangan umum yang sering kita jumpai bukan? Sebetulnya tidak ada yang salah dengan kehadiran gadget, sayapun tidak melarang Arsyad 100% untuk stop bermain gadget karena kami punya kesepakatan bersama tentang hal ini. Tak bisa saya pungkiri juga Arsyad mengenal eskavator, bahasa Inggris dari tontonan Youtube di gadget. Bahayanya adalah ketika bermain gadget tak diimbangi aktifitas fisik dan tak mengenal waktu. Kondisi otak dan mata jadi terganggu serta keseringan duduk akan menimbun lemak yang berdampak pada kurang lancarnya aliran darah dari dalam tubuh.

Hal serupa juga dijelaskan dalam jurnal Global Pediatric Health yang menunjukkan bahwa penggunaan perangkat teknologi selama berjam-jam berpotensi mengganggu kualitas tidur dan nutrisi anak. Tingginya interaksi dengan layar pada siang hari, tidak memungkinkan mereka cukup bergerak aktifsecara fisik. Pada akhirnya, hal ini bisa mengganggu kemampuan anak untuk mengatasi masalah, bergerak, berpikir, dan berkegiatan.

FUNTOPIA BALLON PARK, KEGIATAN ALTERNATIF ALIHKAN ANAK DARI GADGET

Aktifitas fisik untuk anak seusia Arsyad (Balita) yang lagi aktif-aktifnya sangat penting. Aktifitas fisik dapat mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya. Tugas saya sebagai orangtua saat ini adalah memotivasi Arsyad agar mau bermain di luar dan beraktifitas secara fisik. Saya dan suami punya beberapa program keluarga saat akhir pekan seperti weekend tanpa ke mall dengan mengunjungi taman-taman di Jakarta, bermain di RPTRA, bermain di playground outdoor, bermain pasir di pantai, pergi ke museum, dan tempat wisata lainnya.

Sabtu, 18 Agustus 2018 kemarin kami sekeluarga memutuskan untuk berkunjung ke Bintaro Xchange Mall karena dari info akun instagram Beyond Screen Production yang saya ikuti, mulai tanggal 17 Agustus 2018 sampai 30 Agustus 2018 ada sebuah arena bermain balon terbesar di Indonesia yaitu FUNTOPIA. Begitu sampai disana kami amaze sekali dengan balon raksasa yang ada. Ada yang berbentuk rumah jamur, Perosotan balon, rumah kastil, kelinci, labirin balon raksasa, dan lainnya. Tak sabar kamipun memasuki area FUNTOPIA sesudah menukarkan tiket. Saat masuk kami dipasangkan gelang, gelang tersaebut penanda sebagai tiket.  Tak sabar Arsyadpun langsung menarik saya ke perosotan balon yang letaknya dekat pintu masuk nama wahana tersebut Traveloka track. Ternyata wahana balon tersebut mempunyai nama-nama yang lucu ya. Wahana Aktivitas yangdapat dilakukan di Traveloka track ini adalah melompat, memanjat, meluncur di perosotan, bermnain di kolam kubus.


Sebelum bermain kami diarahkan FUN BUDDY yaitu petugas di area bermain untuk menitipkan sepatu dan menukarkannya dengan sendal yang telah disediakan, sendalnya seperti sendal hotel. Jadi saat bermain di area balon tetap terjaga kebersihannya.

Setelah menjajal wahana Traveloka Track, Arsyad langsung mengajak saya dan ayahnya mengunjungi wahana balon raksasa berbentuk jamur, ternyata nama wahana permainan ini adalah Mighty Mushroom. DI wahana ini anak-anak juga bisa melompat, memanjat, bermain di kolam kubus. Lihat deh di foto ini Arsyad berani sekali memanjat Mighty Mushroom.



Setelah asyik bermain di Mighty Mushroom, Arsyad langsung menarik ayahnya “yah, ada octopus! Ayio kita kesana.” Nama permainan balon yang berbentuk gurita tersebut adalah Old Octopus. Disana Arsyad asyik melompat, melewati lorong tentakel, serta meluncur dari ketinggian.



Setelah puas bermain di Old Octopus, Arsyad mengajak kami mengunjungi kastil. “bun, lihat balonnya kayak istana!” seru Arsyad sambil loncat kegirangan. Crown Castle balon berbentuk istana seperti dalam kerajaan dongeng. Di dalamnya anak-anak bisa puas untuk melompat, memanjat, dan berfoto.




“Lihat bun, ada ulat besar!” ia berlari menuju Carterpillar Cave, sebuah wahana balon raksasa berbentuk larva. Di dalamnya ada lorong terowongan yang bisa disusuri oleh anak-anak. Arsyad sibuk mencari dimanakah mulut larva, ia pun merangkak, berjalan, berlari, dan keluar-masuk mulut larva.

Setelah menyicipi 5 wahana balon raksasa ia-pun nampak kelelahan. “Aku lapar bun!” yaa saya dan ayahnya juga lapar dan haus setelah menemani ia bermain meski ada 3 wahana lagi yang belum kami coba. Akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat sejenak dan mengisi perut dan melepaskan rasa haus kami. Di Funtopia, kita tak perlu bingung karena telah tersedia arena kuliner yang bisa kita nikmati. Ada Holdak, Gokana Tepan, Breadlife, Sagaleh, Whatsup Cafe, dan kuliner lainnya.


Setelah istirahat, kami bermain di arena Candy cane yaitu balon raksasa berbentuk lolipop. Arsyad asyik sekali berlari melewati rintangan, sesekali ia terjatuh sambil tertawa, melompat, dan tak lupa ia minta difoto.

“Bun, rabbitnya besar sekali kepalanya” Yup ini dia yang mencuri perhatian bunda dari awal memasuki arena FUNTOPIA, Bunny boo ini lucu sekali. Arsyad asyik memegangi kepala bunny boo, kalau bunda sih ya apalagi kalau bukan asyik foto-foto.


Setelah Bunny Boo, Ayahnya mengajak untuk melihat wahana balon raksasa yang di dalamnya terdapat labirin. “Seru nih syad, ayo kita cari jalkan keluarnya!” kata ayah. Mystery Maze balon dengan tantangan labirin yang dapat melatih kekompakan orangtua dan anak untuk melatih otak kita seperti merekam arah, berpikir untuk mencari jalan keluar. Ayah dan Arsyad asyik sekali bermain mystery maze ini.





Senang sekali rasanya sabtu kemarin kami sekeluarga menghabiskan waktu di FUNTOPIA. Kegiatan fisik yang bisa dilakukan disana banyak sekali bisa melatih sensorik dan motoriknya Arsyad. Tak hanya itu saja yang saya rasakan secara nyata Arsyad lebih percaya diri, mampu berbaur dengan anak-anak  yang ada di wahana tersebut, melatih konsentrasinya ketika memanjat, dan ketika malam hari ia tidur lebih nyenyak dari biasanya karena energi aktifnya tersalurkan di Funtopia Ballon Park ini.

Christian Suwarna, Senior Vice President Business Development Traveloka, menjelaskan “Arena permainan outdoor dengan ragam hiburan yang bisa dinikmati seluruh keluarga sepanjang hari merupakan sebuah konsep yang langka untuk kehidupan perkotaan saat ini, dan Funtopia berusaha menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana hiburan yang ideal untuk segala usia."
Funtopia ini benar-benar sarana hiburan yang ideal untuk aktifitas fisik anak, melatih motorik kasar, dan keseimbangan tubuh.

Mia Lukmanto CEO dan Founder Beyond Screen Production melanjutkan, ”Sebagai pengelola event organizer Beyond Screen Production sekaligus sebagai seorang ibu, saya menyadari bahwa interaksi langsung dengan dunia sekitar seperti keluarga ataupun alam, pasti lebih efektif dalam mengembangkan kreativitas dan mendidik si kecil untuk bersosialisasi."

Untuk kalian yang bingung ingin menghabiskan waktu bersama keluarga kemana, Funtopia ballon park ini cocok sekali untuk quality time bersama keluarga sekaligus mengalihkan kegiatan anak dari gadget. Kunjungin website TRAVELOKA di www.traveloka.com pilih menu Traveloka aktivitas & rekreasi untuk pemesanan tiket.

Ini tips dari saya kalau kalian mau ke FUNTOPIA





Waktu operasional:
Senin – Jumat pukul 15.00 – 22.00 WIB
Sabtu – Minggu pukul 07.00 – 22.00 WIB
Hari libur nasional pukul 10.00 – 22.00 WIB
 Tiket normal Senin – Jumat Rp85.000,00/orang . Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional Rp100.000,00/orang (untuk usia 2 tahun ke atas)


Selamat menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta di Funtopia!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

MATERNITY PHOTO WITH TODDLER

Sewaktu menjalani proses kehamilan Arsyad, keinginan untuk menjalani maternity foto menggebu-gebu sekali. Bisa dibilang well prepared lah. Nah, di kehamilan kedua kemarin akhirnya keinginan untuk punya maternity foto lagi baru datang di detik-detik jelang HPL si dedek bayi. Beruntung banget punya teman baik fotografer (@herapictures) dan sudah seperti keluarga sendiri, jadi selama sesi foto kemarin santai dan fun banget, karena mba Hera sudah paham dengan bagaimana keluarga kami.

Kami foto dengan baju seadanya, beda dengan foto di kehamilan pertama. Bela-belain beli dress, baju suami, nyicil properti, dan lainnya. Kemarin kami foto seadanya, saya cek dress yang saya gunakan waktu foto di kehamilan pertama masih bagus, baju bola ayah banyak, sepatu Arsyad waktu masih bayi juga tersimpan rapi. Untuk meminimalisir pengeluaran jadi mari kita pakai yang ada aja! :D

Jadi kemarin kami memakai dua tema, formal dan fun. Ohya buat kalian yang mau foto keluarga atau foto maternity seperti ini bisa mampir ke @herapictures. Studionya terletak di Rawamangun, nah kemarin beruntungnya lagi saya di make up-in sama mba @roroweny hasil make upnya saya suka banget.

Saya punya tips nih buat kalian yang mau foto maternity dengan si toddler
1. Tentukan tema foto
kemarin saya melibatkan Arsyad dalam pemilihan tema. Saya sempat nanya ke dia "mau foto pakai baju bola kesayangan ayah gak?" dia bilang MAU! jadi cuss deh visi misi ayahnya untuk menginisiasi menjadi milanisti sejak dini terpenuhi. dan tema kita menjadi Milanisti family. 
2. Atur mood si kakak
Nah berhubung kali ini fotonya sama Arsyad yang notabene memasuki usia toddler yang lagi aktif-aktifnya dan moodian jadi skala prioritasnya adalah kenyamanan Arsyad. Berhubung Arsyad sudah familiar sama studio dan tante Hera jadi dia happy banget pas tau kita mau main ke rumah tante Hera buat foto. Jam fotonya juga kami pilih saat Arsyad lagi seger-segernya yaitu sebelum jam 12 siang dan benar aja selesai foto jam 1, pas di mobil Arsyad langsung tidur. 
3. Siapkan properti foto
Siapkan properti foto seperti foto USG, sepatu bayi, baju bayi, papan tulis atau komunikasikan ke tempat foto apakah ada properti pendukung yang mereka punya. 
4. Siapkan referensi pose
Seorang fotografer pasti sudah punya arahan gaya saat sesi pemotretan namun ada baiknya kita juga punya referensi sendiri. Kemarin saya sudah screen shoot beberapa referensi pose foto maternity melalui pinterest untuk bahan referensi. Jadi pas sesi foto gak bingung harus gaya apa. 
dan inilah hasil foto-foto kita kemarin..









terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

INVESTASI AMAN DAN NYAMAN DENGAN TABUNGAN D-SAVE BANK DANAMON



Kalau ditanya apa sih life goals saya dalam hal finansial? tentunya jawaban saya adalah "tidak merepotkan anak di masa tua dan memutuskan rantai sandwich generation yang saya alami."


Apa sih sandwich generation itu? Sandwich generation  adalah istilah bagi mereka yang berada diantara dua tanggung jawab besar yakni menanggung biaya hidup orang tua dan anak-anak sekaligus. Biasanya, dengan dua tanggung jawab tersebut, ada satu misi lain yang dikorbankan yaitu persiapan masa pensiun kita sendiri.

Mengapa hal tersebut dialami umumnya karena orangtua kita tidak merencanakan masa pensiunnya dengan baik dan matang. Umumnya orang ingin menikmati masa pensiun dengan nyaman dan tetap mempertahankan gaya hidup saat masih bekerja. Namun sayangnya keinginan tersebut tidak diimbangi dengan usaha untuk mempersiapkan pensiun dengan matang seperti menabung atau investasi.

Saat masih muda banyak dari kita yang tidak memikirkan akan seperti apa masa pensiun kita, mengalir saja hidupnya. Padahal saat usia kita masih produktif justru menabung dan berinvestasi adalah hal yang utama untuk kehidupan pensiun. Walaupun hal tersebut merupakan bakti kita kepada orangtua dalam berbagi rejeki namun ketika di masa tua kita mempersiapkan dengan baik maka hal yang akan terjadi adalah kita dapat mensupport anak-anak kita dan menikmati hari tua bersama cucu tanpa memikirkan “besok makan apa”, “kalau sakit bagaimana”, dan hal lainnya.

Lalu bagaimana cara saya memutuskan rantai generasi sandwich ini? Caranya adalah menabung dan berinvestasi.

Sebelum memikirkan menabung dan berinvestasi, cek dulu bagaimana kebiasaan kita dalam mengatur keuangan. Saya membiasakan diri dengan menggunakan sistem amplop. Memang sih kelihatannya di jaman milenial ini cara tersebut terkesan jadul dan banyak resikonya sih tapi sejauh ini bisa “bekerja dengan baik” untuk keuangan keluarga saya. Amplop tersebut dibagi untuk keperluan belanja harian, transportasi ke kantor, uang sekolah, investasi, dan lainnya.



Selain menggunakan sistem amplop, saya juga mulai rutin mencatat segala pengeluaran. Mulai dari belanja harian, biaya parkir, sampai pengeluaran Go Food :D . Hal tersebut cukup efektif untuk mengetahui apakah kita boros atau tidak dalam satu bulan tersebut dan tahu pengeluaran mana yang over budget.


LANGKAH CERDAS BERINVESTASI UNTUK WUJUDKAN IMPIAN

Bulan Ramadhan memang bulan yang penuh kebaikan, beruntung saya mendapatkan pencerahan pengetahuan seputar finansial bersama Komunitas Emak Blogger dan Bank Danamon dalam acara “Langkah Cerdas Berinvestasi Untuk Wujudkan Impian”. Hadir sebagai pembicara Budi Rahardjo sebagai Director & Co-Founder Oneshildt Finansial Planning dan Bapak Eko Fitri sebagai Affluent Product Manager Bank Danamon Indonesia. Buat saya, ini pertemuan yang kedua dengan mas Budi, karena saat Arsyad berumur 8 bulan saya pernah bertemu dengan beliau dan banyak belajar juga tentang pengaturan keuangan keluarga.


Dari mas Budi saya belajar bahwa pencatatan arus kas keuangan keluarga tiap bulan sangat penting. Walaupun sebenarnya kegiatan tersebut adalah kegiatan yang paling menyebalkan. Selain itu mas Budi juga mengajarkan bahwa penting sekali untuk mempunyai rencana keuangan keluarga. Kenapa sih kita harus merencanakan keuangan ?
1.       Perubahan cara mengelola keuangan
2.       Inflasi
3.       Demografi
4.       Mandiri finansial
5.       Gaya hidup
6.       Resiko ekonomi
7.       Resiko kehidupan
8.       Teknologi

Sebelum memutuskan akan investasi apa dan dimana, kita harus melewati tahapan perencanaan keuangan, karena hal tersebut penting sekali untuk mengetahui kesehatan keuangan keluarga kita seperti apa.


Untuk mewujudkan life goals saya dalam hal finansial tentunya sejak di umur 29 tahun ini, saya dan suami sudah seharusnya memikirkan dana pensiun untuk kehidupan kami kelak apalagi suami merupakan karyawan swasta dan saya seorang freelancer. Kami berdua harus ekstra disiplin lagi dalam menabung dan berinvestasi. Lalu bagaimana kami bisa berinvestasi dengan aman, nyaman, dan mudah untuk mimpi kami memiliki dana pensiun yang mencukupi?

Ada beberapa alat investasi yang bisa kami gunakan seperti membeli aset properti seperti rumah untuk kami jadikan kos-kosan atau kontrakan, menabung logam mulia lebih banyak, mempersiapkan asuransi kesehatan masa tua, dan dana cair yang bisa kami pakai sewaktu-waktu.

Untuk mewujudkan hal tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan tentunya. Kami harus lebih berhati-hati lagi dengan gaya hidup yang kami jalani, harus lebih mawas diri untuk membedakan mana keinginan dan kebutuhan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kami memerlukan satu produk bank yang tentunya aman untuk kami gunakan investasi jangka panjang tersebut.

INVESTASI YANG AMAN DAN NYAMAN DENGAN TABUNGAN D-SAVE

Saat talkshow tersebut saya diperkenalkan dengan satu produk baru dari Bank Danamon yaitu Tabungan D-Save. Untuk membuka rekening tabungan D-Sav ini kita cukup mengunduh aplikasi D-Bank di smartphone yang kita punya. Saya memilih tabungan D-Save, karena melalui tabungan D-Save ini saya bisa menerapkan sistem amplop dalam bentuk digital dan untuk rencana keuangan jangka panjang seperti tabungan dana pensiun.



Tabungan D-Save terdiri dari dua rekening: 

  1. Rekening tabungan utama D-Save, yang berfungsi sebagai rekening tabungan utama dari tabungan D-Save  dan juga berfungsi sebagai rekening untuk bertransakti.
  2. Rekening tabungan D-Save Plus, yang merupakan rekening tambahan untuk rencana berbagai tujuan finansial. Rekening ini berfungsi hanya sebagai rekening simpanan, tidak dapat digunakan untuk bertransaksi. Dana yang terdapat pada rekening ini hanya dapat digunakan jika rekening ditutup.




Dengan memiliki tabungan D-Save Plus saya bisa menerapkan sistem amplop dalam bentuk digital untuk instrumen investasi seperti dana pendidikan, dana liburan, dan dana pensiun. Setoran awal d-save plus ini minimal Rp 100.000,- setelah itu kita bisa memilih tipe transfer apakah mingguan, bulanan, dan kita bisa menentukan nominal rencana kita dalam tabungan D-save plus. Misalnya dalam jangka waktu 1 tahun target uang yang akan kita kumpulkan adalah 10 juta, maka tiap bulan kita harus mentransfer atau menyiapkan dana sebesar Rp 840.000,-/bulan.

dok.Bank Danamon
Dengan memiliki tabungan D-Save Plus saya bisa menerapkan sistem amplop dalam bentuk digital untuk instrumen investasi seperti dana pendidikan, dana liburan, dan dana pensiun. Setoran awal d-save plus ini minimal Rp 100.000,- setelah itu kita bisa memilih tipe transfer apakah mingguan, bulanan, dan kita bisa menentukan nominal rencana kita dalam tabungan D-save plus. Misalnya dalam jangka waktu 1 tahun target uang yang akan kita kumpulkan adalah 10 juta, maka tiap bulan kita harus mentransfer atau menyiapkan dana sebesar Rp 840.000,-/bulan.

Melalui tabungan D-Save ini sudah saatnyadbank karena mudah, aman, dan nyaman. Yuk persiapkan masa pensiun atau mewujudkan mimpi kalian dan #saatnyapegangkendali


informasi lebih lanjut mengenai Aplikasi D-Bank, silakan hubungi Danamon secara langsung dengan mengklik tombol “Hubungi Kami” atau Hello Danamon 1-500-090.

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

SENTUHAN CINTA IBU MELALUI PIJAT BAYI BERSAMA JOHNSON’S


Ketika menjadi ibu baru saat Arsyad lahir dulu hal yang saya khawatirkan adalah bagaimana menstimulasi perkembangan tumbuh kembangnya agar sesuai dengan tahapan seharusnya. Berbagai cara dilakukan, salah satunya saya mengikuti kelas pijat bayi yang difasilitasi oleh rumah sakit tempat Arsyad dilahirkan. Awalnya saya takut, takut salah urat. Namun melalui arahan petugas medis yang mengajarkan teknik pemijatan bayi, saya diyakinkan bahwa lebih baik melakukan pemijatan sendiri ketimbang membawa anak ke baby spa.

Anak pertama kali belajar melakukan komunikasi melalui sentuhan orangtuanya, pijat bayi merupakan salah satu kontak fisik yang dapat membantu merangsang stimulasi sensorik pada bayi yang bermanfaat bagi kesehatan perkembangannya.Dari sejak bayi dilahirkan, bayi akan menggunakan inderanya untuk melanjutkan bonding yang dimulai sejak dalam kandungan.


Pijat bayi merupakan salah satu kontak fisik yang dapat membantu merangsang stimulasi sensorik pada bayi yang bermanfaat bagi kesehatan perkembangannya. Mengingat berdasarkan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, ternyata terdapat 70.000 bayi kurang beruntung dan kehilangan nyawa sebelum 28 hari pertamanya. Tujuan pemijatan bayi adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan memberikan stimulasi raba dan dilakukan dengan menyenangkan dan nyaman. Sebaiknya orangtua melakukan ritual pijat ini secara rutin.

Manfaat pijat bayi
  • Kualitas tidur lebih baik

Pijat bayi meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh si kecil. Tingginya kadar serotonin tersebut memberikan perasaan nyaman pada bayi sehingga kualitas tidurnya menjadi lebih baik.
  • Meningkatkan berat badan bayi

Pijat bayi yang dilakukan secara teratur dapat memperbaiki sistem pencernaan, sehingga berat badan bayi dapat meningkat secara signifikan.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Pijat bayi secara teratur dapat memperkuat sistem imun si kecil dan membuatnya lebih tahan terhadap infeksi serta berbagai masalah kesehatan lain.
  • Membantu bayi untuk berlatih relaksasi

Bayi seringkali mengalami rewel. Alasan umumnya bisa karena ia merasakan sakit di kaki atau perut, kelelahan, posisi tidur kurang nyaman. Pijat secara teratur dapat mengurangi rasa rewel dan membantu bayi berlatih rileksasi.
  • Meningkatkan saraf motorik bayi

Pemijatan dapat mengoptimalkan tumbuh kembang bayi, khususnya saraf motorik dan sensoriknya.
  • Memperkuat bonding anatara anak dan orangtua

Ketika kita melakukan pemijatan, biasanya bayi kita ajak ngobrol. Meski responnya belum sempurna namun hal tersebut dapat melatih ikatan orangtua dan anak melalui komunikasi tersbeut


Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan pemijatan pada bayi:
  1. Selalu perhatikan respon bayi
  2. Bila bayi menangis hentikan pemijataN
  3. Gunakan lotion aatau baby oil untuk media antara kulit pemijat dan bayi


SENTUHAN CINTA DARI JOHNSON’S



Usia 28 hari pertama merupakan masa paling krusial dalam kehidupan seorang bayi karena masih mengalami perkembangan sistem dengan perubahan yang signifikan. Sayangnya, masih banyak bayi di Indonesia yang perkembangannya terhenti jauh sebelum memasuki 28 hari pertama. Hal ini menyebabkan angka kematian neonatal masih tinggi yang juga menjadi salah satu isu kesehatan di Indonesia.
5 Juni 2018 bersama teman-teman dari The Urban Mama saya menghadiri peluncuran kampanye SENTUHAN CINTA di gudang-gudang studio, Kemang. Dalam acara tersebut hadir dr. Matahari Arumdini, Sp.A yang menjelaskan tentang stimulasi bayi. Sejak dari 1000 hari pertama kehidupannya, anak membutuhkan asupan nutrisi dan stimulasi untuk tumbuh kembangnya. Dalam hal ini pijat bayi sangat baik untuk stimulasi perkembangan anak. Selain itu hadir mba Wine selaku brand manager Johnsons Baby yang menjelaskan tentang program Sentuhan Cinta.



Berdasarkan latar belakang tersebut Johnson’s membuat suatu program yang membawa dampak positif yaitu SENTUHAN CINTA. Program ini mendorong ibu Indonesia untuk mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi. Sentuhan Cinta bertujuan untuk memberikan bayi di seluruh Indonesia kesempatan yang sama untuk hidup agar mereka dapat tumbuh, berkembang, dan menggapai impian mereka. Dalam program ini, JOHNSON’S® bekerja sama dengan Save the Children di Indonesia, Yayasan Sayangi Tunas Cilik untuk membantu edukasi ritual pijat bayi dan mandi bayi kepada para ibu di Indonesia melalui program “Kesehatan Ibu dan Anak”.


Melalui program Sentuhan Cinta, JOHNSON’S akan memulai perjalanan dan mengadvokasi para ibu di wilayah Indonesia dengan angka kematian bayi relatif tinggi seperti Maluku, Sumba, dan Sumatera Utara.
Program Sentuhan Cinta juga kini dapat menjangkau para ibu di seluruh Indonesia dengan kerjasama yang terjalin bersama Alfamart dan Tokopedia. Setiap transaksi pembelian semua jenis produk JOHNSON’S ® Baby minimum Rp 25.000,- di Alfamart atau di JOHNSON’S® Baby Care Collection di Tokopedia. Setiap transaksi ini, para ibu secara otomatis akan menyumbangkan Rp 500,- untuk Save the Children dan membantu mereka mendidik ibu lainnya di seluruh Indonesia agar bayi mereka dapat tumbuh kuat dan sehat. 


informasi lebih lanjut tentang Johnsons Baby
Instagram : @johnsonsbaby_id
Twitter @johnsonsbaby_id
Facebook https://www.facebook.com/JohnsonsBabyIndonesia

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

MUDIK NYAMAN & KESEHATAN AMAN DENGAN BPJS KESEHATAN


Jelang Lebaran,  istilah mudik ini menjadi hal yang akan sangat sering kita dengar. Lebaran selalu menjadi momentum untuk kita kembali ke kampung halaman asal kita. Apalagi di tahun ini libur Lebaran cukup panjang dan tentunya masyarakat tidak ingin menyia-nyiakan waktunya baik untuk mudik ataupun berlibur. Sayangnya, tahun ini saya sekeluarga tidak merencanakan mudik karena kondisi kehamilan saya yang memasuki usia 35 minggu. Rasanya saya sudah tidak sanggup lagi bermacet-macetan atau takut kalau kesehatan saya dan janin yang ada di dalam perut terjadi sesuatu.

Melakukan perjalanan mudik memang relatif melelahkan karena dilakukan sambil berpuasa. Masalah kesehatan saat mudik ini menjadi hal utama yang perlu kita perhatikan. Jangan sampai kita sudah menyiapkan oleh-oleh untuk sanak keluarga di kampung, baju baru untuk dipakai lebaran, pengecekan kondisi mobil, tapi kita lupa akan satu hal yaitu memperhatikan kesehatan saat mudik. Kita perlu mempersiapkan kondisi fisik yang prima serta tak lupa membawa kartu JKN-KIS atau asuransi kesehatan yang kita punya serta obat-obatan pribadi. Kenapa? Karena pergi dalam waktu yang lama terkadang tidak nyaman bagi sebagian orang yang memiliki penyakit tertentu dan kondisi di jalan kita tak akan pernah tau seperti apa. Mungkin bisa saja kita drop dan tiba-tiba sakit, apalagi jika kita membawa orangtua yang mempunyai riwayat penyakit tertenmtu misalnya. Pasti kesehatannya harus benar-benar kita perhatikan.

Mudik Nyaman Dengan BPJS Kesehatan

Untuk masalah kesehatan, peserta jaminan kesehatan nasional – Kartu Indonesia sehat (JKN-KIS) tidak perlui khawatir selama libur lebaran karena dari tanggal 7 – 23 Juni 2018 peserta JKN-KIS tetap berhak mendapat pelayanan kesehatan selama hari libur lebaran sesuai dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk peserta yang menjalani mudik, apabila sakit di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun tidak terdaftar di FKTP tersebut.






Saat saya menghadiri buka puasa bersama dengan tim BPJS Kesehatan, rekan media dan blogger Senin 4 Juni 2018 di The Hook Jakarta, Ibu Andayani Budi Lestari selaku Direktur Pelayanan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan dan Faskes menyampaikan bahwa, 


“ Pada keadaan gawat darurat seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta.”








Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah mudik maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Jadi diharapkan peserta JKN-KIS yang melakukan perjalanan mudik membawa kartu JKN-KIS dengan status kepersertaan AKTIF. Sebelum melakukan perjalanan mudik ada baiknya melakukan pembayaran  iuran agar kepersertaan selalu aktif. Jika kita ingin mengecek status iuran kita dapat melalui aplikasi mobile JKN. Dalam aplikasi tersebut kita juga bisa memanfaatkan untuk melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Demi kenyamanan para pesertanya saat arus mudik 2018 ini berlangsung BPJS Kesehatan juga telah meng-upgrade BPJS Kesehatan Care Center 1500400 yang dapat dihubungi kapan pun. Care center yang beroperasi selama 24 jam ini bisa dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI-APBN serta mengetahui denda pelayanan.

Kantor cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada saat arus mudik lebaran, tepatnya pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018 dari pukul 08.00-12.00 WIB.


BPJS Kesehatan pun membuka posko mudik di 8 titik padat pemudik pada 9-14 Juni 2018 yaitu di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Km 57 Cikampek, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Serta Pelabuhan Merak Banten. Di posko-posko mudik BPJS Kesehatan tersebut kita bisa mendapatkan pelayanan khusus seperti pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga pemberian informasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.




Jangan lupa untuk mendownload aplikasi Mudik BPJS Kesehatan di google play store. Aplikasi tersebut menyediakan telpon penting, alamat kantor BPJS Kesehastan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatanm tips BPJS Kesehatan, lokasi penting, dan media sosial BPJS Kesehatan.

Nah dengan adanya kemudahan dari BPJS Kesehatan, mudik nyaman dan kesehatan aman! Selamat mudik yaa teman-teman!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

TUMBUHKAN SEMANGAT MENULIS PADA ANAK MELALUI PROGRAM "AYO MENULIS BERSAMA SIDU"

 
Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian - Pramoedya Ananta Toer

Waktu saya kecil saya sangat terbiasa menulis buku harian, menceritakan segala kegiatan yang saya lalui hari demi hari. Tak hanya itu saja catatan momen penting seperti perayaan ulang tahun, dihukum guru, atau suka dengan teman sekelas semua saya tumpahkan di buku harian tersebut. Saya baru menyadari ternyata kegiatan tersebut membawa manfaat yang cukup banyak hingga detik ini.

Namun saat ini rasanya sulit menemui anak-anak yang gemar menulis buku harian seperti saya dulu. Umumnya tangan mereka gunakan untuk memencet papan keyboard komputer atau gadget miliknya. Padahal menulis dengan tangan mempunyai banyak manfaat positif bagi anak seperti meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kepercayaan diri, melatih intropeksi diri, dan kemampuan membaca.

Pernah gak sih kita merasa dengan semakin jarangnya frekuensi  kita menulis dengan tangan maka tulisan tangan kita menjadi tak karuan dan tangan menjadi kaku. Itulah mengapa menulis dengan tangan menjadi latihan motorik hingga usia tak terbatas. Saat anak masih kecil ajarkan cara memegang pensil, langkah awal dini ini juga melatih sensor motorik tangan.

AYO MENULIS BERSAMA SIDU

Informasi serupa tentang manfaat menulis dengan tangan juga saya dapatkan saat acara talkshow Membangun Generasi Cerdas Indonesia melalui kebiasaan menulis, 8 Mei 2018 di The Icon, Morrisey Hotel Jakarta bersama Sinar Dunia dan The Urban Mama. Talkshow tersebut bertujuan untuk membangun kebiasaan menulis untuk meningkatkan kompetensi anak serta peran orangtua dan guru untuk menumbuhkan kebiasaan tersebut.


Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, Nurma Siagian pakar edukasi anak sekaligus koordinator program pendidikan Wahana Visi Indonesia dan mitra dari NGO Internasional, Melly Kiong, praktisi 'Mindful Parenting', Martin Jimi, Domestik Businessman Head- BU Consumer Asia Pulo&Paper (APP) Sinar Mas, Fayanna Ailisha, penulis cilik anggota komunitas kecil-kecil punya karya (KKPK) yg telah mempublikasikan 42 novel saat ini berusia 13 tahun.


Ibu Nurman Siagan memaparkan hasil survei 3 tahunan dari Programme For International Student Assessment (PISA) 201 yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) bahwa ternyata Indonesia berada di peringkat 60 dari 72 negara dalam kemampuan menulis., duuh miris yaa. Kegiatan menulis khususnya menulis tangan sangat mendukung anak untuk menguasai huruf dan fonemik, memperkaya kosa kata, dan meningkatkan kemampuan anak menangkap pelajaran. Sayangnya saat ini di Indonesia tradisi menulis dengan tangan melemah seiring berkembangnya penggunaan gawai.

Ibu Melly Kiong sharing pengalaman pribadinya dalam mendidik anak-anaknya lewat menulis. Menurut Ibu Melly Menulis merupakan cara berkomunikasi yang sangat baik antara anak dan orang tua , " Melalui tulisan sederhana anak, orang tua dapat melihat bakat anak tersebut. Ibu Melly selalu membiasakan memberikan pesan tulisan dalam lunch box anaknya, menempel post-it di kulkas, dan hal tersebut menjadi inspirasi untuk anaknya membalas pesan-pesan yang bu Melly sampaikan dengan surat balasan dari anaknya.


Yang tak kalah memberi inspirasi adalah hadirnya Fayyana Ailisha yang masih berusia 13 tahun namun sudah mengeluarkan karya sebanyak 40 novel. Waaaw hebat! Awalnya Fayyana mengikuti lombva cerpen pada usia 8 tahun dan menjadi juara ke 2. Semenjak itu ia bergabung dalam Komunitas Kecil-kecil Punya Karya (KKPK). Menurut Fayyana dengan menulis ia dapat berfikir secara kreatif dan terstruktur.

Berangkat dari ingin menumbuhkan kembali semangat kebiasaan menulis dengan tangan pada anak, SiDU membuat gerakan “Ayo Menulis Bersama SiDu” sejak April 2018. Menurut pak Martin Jimi selaku Consumer Domestic Business Head SiDU gerakan ini nantinya diharapkan akan berpengaruh positif terhadap peningkatan potensi anak Indonesia.


Gerakan “Ayo Menulis Bersama SiDU mencangkup pemberian buku latihan menulis anak, serta pendamping yang melibatkan orang tua dan guru secara intensif dengan modul yang berlangsung selama 21 hari. Mengapa harus 21 hari? Karena berdasarkan hasil study bahwa kebiasaan baru dapat dibentuk dengan rutin melakukannya selama minimal 21 hari.

Jika sekolah anak kita ingin mengikuti program kegiatan yang bermanfaat ini bisa mengisi form pada laman http://ayomenulis.id.

Jadi yuk mari sama-sama kita dukung kegiatan yang bermanfaat untuk anak-anak kita ini!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

Post Signature

Post Signature