BERSAMA PHILIPS LIGHTENING INDONESIA & UNICEF TERANGI MASA DEPAN PENDIDIKAN BANGSA


Ki-Ka: Country Marketing Manager Philips Lighting Indonesia Lim Sau Hong, Country Leader Philips Lighting Indonesia Rami Hajjar, Deputy Representative UNICEF Indonesia Lauren Rumble dan Chief of Partnership UNICEF Indonesia Gregor Henneka saat seremoni penandatangan nota kesepahaman untuk “Kampanye Terangi Masa Depan Periode 2017-2018” oleh Philips Lighting Indonesia dan UNICEF, di Jakarta, Selasa (3/10).


Salah satu pasal Undang-undang dasar 1945 menjelaskan mengenai salah satu hak asasi manusia yang kerap kali tidak diketahui banyak orang bahwa hal tersebut merupakan suatu hak asasi setiap warganegara Indonesia yakni hak untuk mendapat pendidikan. 

Dalam pasal 28C ayat 1 tertulis dengan jelas bahwa 


“setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.” 
Namun apakah setiap warga negara Indonesia telah mendapat haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak? 

Nyatanya lebih dari 4,6 juta anak Indonesia yang seharusnya bersekolah tapi tidak mendapatkan kesempatan tersebut. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional 2016 (SUSENAS) alasan utama mengapa anak-anak tidak pernah bersekolah atau putus sekolah karena faktor kemiskinan keluarga, lokasi yang terpencil, disabilitas fisik atau mental dan budaya.

Mamuju salah satu wilayah dengan angka putus sekolah yang tinggi di Indonesia Timur, sedangkan Brebes menjadi wilayah Jawa dengan angka putus sekolah yang tinggi.


Philips Lighting Indonesia melanjutkan kemitraanya dengan UNICEF untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak Indonesia dalam kampanye Terangi Masa Depan.


Kampanye Terangi Masa Depan mengajak konsumen untuk mendukung program UNICEF "Kembali Ke Sekolah" dengan membeli paket khusus Philips LED 'beli 3 gratis 1' berlogo UNICEF. Philips Lighting Indonesia menargetkan dua miliar rupiah dari penjualan paket tersebut mulai bulan Oktober 2017 hingga Maret 2018.

Nantinya dana tersebut akan disalurkan untuk membantu sekitar 5.000 anak dalam program UNICEF "Kembali Ke Sekolah" di kabupaten Brebes (Jawa Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), serta diperluas ke Bone dan Takalar (Sulawesi Selatan).

Di Philips Lighting, kami percaya bahwa kami dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan kontribusi sosial kami kepada masyarakat. Tantangan pendidikan yang dihadapi anak-anak Indonesia adalah tanggung jawab kita semua, dan, hanya dengan bekerja sama, kita dapat membuat perubahan. Kerjasama lintas sektoral, seperti kemitraan kami dengan UNICEF, akan memastikan bahwa Philips Lighting Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung pendidikan di Indonesia," jelas Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia.
Melalui kampanye Terangi masa Depan konsumen tidak hanya dapat menikmati produk  bohlam LED Philips generasi baru yang memberikan pencahayaan yang nyaman di mata tapi juga ikut berkontribusi demi kemajuan pendidikan anak bangsa. 

Yuk ikut berkontribusi untuk memajukan pendidikan di Indonesia!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
Be First to Post Comment !
Post a Comment

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature