TENTANG RITUAL MERAYAKAN ULANG TAHUN ANAK


Mei nanti usia Arsyad genap dua tahun, sampai detik ini sih belum kepikiran mau dirayain atau nggak. Sebenarnya buat saya merayakan ulang tahun anak bukan jadi satu keharusan. Tradisi di keluarga saya sejak kecil memang dari umur satu sampai lima tahun selalu dirayakan, bahkan waktu duduk di bangku TK mama saya pernah merayakan ulang tahun saya dengan tema cinderella. Saya tiup lilin dan potong kue di dalam kelas dengan menggunakan baju cinderella. - -“


Selepas itu perayaan ulang tahun tidak ada lagi, hanya acara makan-makan keluarga dan tiup lilin bersama sebagai tanda ucapan rasa syukur. Sebenarnya kalau ditelaah lebih dalam lagi memang dalam ajaran agama saya tak ada perayaan ulang tahun, itu yang berlaku di keluarga suami. Buat dia hari ulang tahun sama seperti hari biasanya. Cuma memanjatkan rasa syukur dalam diri sendiri saja. Baru-baru ini saja sejak menikah mulai dari suami dan mertua kalau ada salah satu diantara mereka yang berulang tahun, saya punya inisiatif untuk mengadakan acara makan-makan sebagai rasa syukur dan kumpul keluarga.

Lalu gimana dengan Arsyad? Mulai tahun ini saya dan suami mau buat ritual birthday trip sekeluarga saja. Selain sebagai rasa ucapan syukur akan bertambahnya usia yang bermanfaat juga bisa jadi ajang quality time keluarga kecil kami. Mei nanti kami berencana mengunjungi salah satu tempat wisata yang sudah diidam-idamkan Arsyad, jaraknya tidak jauh dari Jakarta sih. Tapi saya dan suami berharap perjalanan kami bisa jadi kenangan manis untuk Arsyad kelak.

Sebenarnya saya bingung sih ada hal yang saya takutkan ketika saya merayakan secara besar-besaran ditiap kali ulang tahun Arsyad, saya takut ketika suatu saat tidak dirayakan ia akan berpikir atau merasa saya dan ayahnya tidak sayang sama dia (oke ini lebay) karena tidak merayakan ulang tahunnya, sementara sebelumnya dirayakan. Padhal sih kalau diberi penjelasan pasti anak akan mengerti. Satu hal lagi sih, sayang sama uangnya. :p

Kembali lagi ke kondisi finansial masing-masing keluarga, kalau dirasa cukup untuk merayakan ulang tahun dengan pesta besar-besaran ya monggo-monggo aja. Saya juga kalau punya uang seabreg mau sewa party planner segala ;p. Kalau kondisi budget pas-pasan bisa disiasati dengan merayakan ulang tahun di rumah, undang anak-anak tetangga dan keluarga. Kalau mau dirayakan sama keluarga inti ya monggo-monggo aja, seperti saya yang mau memulai ritual brthday trip ini.

Jadi intinya apa? Intinya mau curhat aja sih ini terus karena saya sama Silva udah bolos minggu lalu di #whenmommiestalk. Cerita juga dong kalau kalian punya ritual apa saat ulang tahun anak?

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
2 comments on "TENTANG RITUAL MERAYAKAN ULANG TAHUN ANAK"
  1. Wah sama mbak, anakku Mei juga ultah. Belum tahu ini mau konsep seperti apa. Mau di buat pesta atau dirayakan sederhana saja sebenarnya tidak masalah kalau buat saya. Yang terpenting semua sehat :).

    ReplyDelete
  2. jadi intinya apa mba? boleh gak ulang tahun saya ada yang rayain? rayain dong mba :p

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature