HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN KETIKA BATITA “BERMAIN” DENGAN ORGAN GENITALNYA


Saat Arsyad menginjak usia 1 tahun 2 bulan ada hal yang mengejutkan buat saya. Saya perhatikan kok saat memakaikan baju Arsyad atau saat memandikan dia, Arsyad suka sekali memegang penisnya atau memainkannya. Awalnya saya khawatir yaa maklumlah sebagai Ibu baru seumur jagung ini kebingungan. Akhirnya saya memutuskan untuk bertanya di grup WA prenatal yoga GBUS, ternyata hal ini adalah normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Setelah dia asyik bereksplorasi memasukan semua benda lewat mulutnya atau disebut dengan fase oral. Saat menginjak usia 1 tahun 2 bulan ini dia bereksplorasi bagian-bagian tubuh yang menurutnya sangat menarik. Arsyad mulai “bermain” dengan alat kelaminnya dengan cara memegang atau menarik. Kalau kata mba Mima sih ini memang kebiasaan balita yang mulai memegangi alat kelaminnya atau dikenal dengan fase genital nah saat inilah yang tepat untuk mengajarkan apa itu alat kelaminnya, bagaimana cara memperlakukannya, dan masuk pada masa toilet training.

Hal- hal yang perlu diperhatikan ketika si kecil “bermain” dengan organ genitalnya :
  1. Jangan memarahinya. Iya jangan apalagi memarahinya dengan emosi tinggi, justru hal ini akan merusak komunikasi kita dengan anak kita dan anak jadi takut. Rangkul dan jelaskan dengan baik. Meski Arsyad usianya masih 14 bulan tapi saya percaya ia mengerti apa yang saya sampaikan.
  2. Ajarkan bahasa yang benar tentang alat kelaminnya. Saya tidak mengajarkan Arsyad dengan istilah “BURUNG” tetapi menjelaskan secara benar bahwa itu adalah penis alat kelaminnya. Jadi ceritanya waktu itu eyangnya pernah bilang “burungnya tutupin nak nanti terbang..” selang berapa lama Arsyad jentikin jarinya seperti sedang memanggil burung. Perlahan saya menerangkan kepada eyangnya bahwa jelaskan secara baik dan benar kalau kelaminnya itu penis bukan burung, alhamdulillah makin kesini mama saya menghargai cara saya mendidik Arsyad seperti apa. Dengan cara ini saya yakin kedepannya Arsyad akan memperlakukan bagian tubuhnya yang bersifat pribadi dengan baik dan benar. Selain saya menjelaskan bahwa alat kelaminnya adalah penis, saya juga mengajarkannya bahwa itu kemaluannya agar ia tahu nanti bahwa malu bila dilihat apalagi disentuh orang lain.
  3. Ketika Arsyad mulai “bermain” dengan alat genitalnya saat saya sedang memandikan atau memakaikan celana langsung saya pegang tangannya dan menatap Arsyad sambil menjelaskan “tidak boleh ya nak, karena tangan arsyad kotor nanti penis arsyad gatal” , “ ayo syad cepat pakai celana terus kita lanjut main lagi..” atau dengan mengalihkan ia ke permainan yang lain seperti menunjukkan bagian tubuh mana kepala, tangan, pipi, telinga, hidung, tangan, dan kaki, di sela-sela bermain saya coba jelaskan apa manfaatnya dan bagaimana cara memperlakukannya dengan benar. Sejauh ini cara itu ampuh untuk mengalihkan perhatiannya.
  4. Konsisten. Jika masih melakukan hal yang sama, ya kita sebagai orang tua juga harus konsisten untuk memberitahu bagaimana memperlakukan alat kelamin dengan baik dan benar. Libatkan ayah jangan lupa, karena kesamaan kelamin tersebut akan semakin memudahkan kita untuk mencontohkan bagaimana memperlakukan organ tubuh vital dengan baik karena ada role modelnya.

Meski fase ini wajar tapi jika berlanjut akan menjadi kebiasaan yang tidak baik, maka sebagai orang tua kita perlu mengalihkan atau menghentikan kebiasaan “bermain” tersebut. Saya ingin anak-anak saya mendapatkan pemahaman yang benar mengenai pendidikan seksual dan kelak ia dapat memahami dan bertanggung jawab akan anggota tubuhnya. Ada yang punya pengalaman yang sama? Yuk share di komen. 

Terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
3 comments on "HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN KETIKA BATITA “BERMAIN” DENGAN ORGAN GENITALNYA"
  1. Anakku belum bisa berhenti nih kebiasaan megangin titit nya ini, udah aku kasih tau tiap aku melihatnya, tapi dia megang lagi, megang lagi

    ReplyDelete
  2. anakku 25 bulan, akhir2 ini lagi suka megang penisnya tiap abis pipis ... reaksi pertamaku kaget sih tapi aku alihin sambil ngomong nyantai aja, usia segitu masih bisa teralihkan hehehe

    ReplyDelete
  3. Wah, pengalaman yang perlu diketahui sama orang tua ya mbak :)

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature