TENTANG DOA & PERINTANGNYA


Wah udah lama juga ya ternyata saya ga nulis di Friday Date, hehehehe. Tapi kali ini mau nulis, yaa nulis sekalian buat stress release dan bahan intropeksi diri. Jadi kemarin saya mampir di halaman Facebooknya Ust. Mohammad Fauzil Adhim. Tulisan-tulisan beliau cukup menohok hati saya dan membuat saya intropeksi diri. Begini statusnya :
Adakah yang berdo'a tapi tak dikabulkan? Ada. Mereka berdo'a dengan sungguh-sungguh, bahkan membasahi pipi hingga janggutnya dengan airmata disebabkan besarnya keinginan untuk dikabulkan, tetapi do'a mereka tertolak. Mereka melakukan berbagai upaya sebagaimana yang didengarnya dari berbagai arah agar do'a terkabul, tetapi do'anya tidak diijabahi oleh Allah Ta'ala. Bukan sekedar tertunda. Mereka inilah yang berdo'a, tetapi mereka memenuhi dirinya dengan perintang-perintang do'a. Maka, alangkah pentingnya kita mengetahui, memahami dan menjauhi apa saja yang menjadi perintang dikabulkannya do'a, sebagaimana kita dapati tuntunannya dalam berbagai hadis Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam.

Yaaa tentang doa. Dari status itu saya jadi berkaca diri dan menelaah kedalam hati saya, apa mungkin doa yang saya minta belum terkabul karena saya lalai kepadaNya, karena ada perintang doa yang datangnya dari dalam diri saya sendiri.

Saya langsung intropeksi diri, bagaimana ibadah wajib saya? Apa saya suka menunda-nunda ibadah saya? Jam berapa saya solat subuh? Bagaimana dhuha saya? Bagaimana tahajud saya?  bagaimana sedekah saya? Bagaimana dengan janji saya?

Saya sadar itu semua masih jauh dari sempurna bahkan kuraang sempurna. Subuh saya suka mepet bahkan kalau libur kadang malah habis subuh leyeh-leyeh bukannya diisi dengan hal yang produktif belajar lagi mendalami al-quran atau ngasah ketrampilan nulis saya. Dhuha masih belang bonteng,tahajudpun begitu. Aaaaah malu rasanya saya melanjutkan tulisan ini dengan sederet kesalahan saya yang mungkin jadi perintang doa saya.

Di satu status lainnya pak Ustad juga berkata

Jika engkau berdo'a, sementara hatimu lalai, bagaimana engkau berharap do'amu akan dikabulkan-Nya? Engkau meminta, tapi hati lalai meyakini sifat pemurah-Nya. Bahkan lalai terhadap apa yang dimintakan kepada-Nya. Engkau memohon kepada-Nya atas harap inginmu yang begitu kuat, tetapi memuji-Nya pun terasa begitu berat; terkalahkan oleh hasrat untuk segera mendapat apa engkau harap kuat-kuat. Adakalanya do'a itu bahkan disertai tangis yang hebat, tetapi tak ada keyakinan kuat yang melekat saat bermunajat kepada-Nya. Hati lalai, iman berkarat. Padahal, bukankah Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam telah mengingatkan kita tentang tertolaknya do'a dari hati yang lalai?
Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam bersabda:ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ“Berdo'alah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi). 
Allah tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai. Inilah peringatan yang sangat perlu kita perhatikan. Ada do'a yang segera dikabulkan, ada yang tertunda beberapa saat, ada yang menjadi simpanan di akhirat, ada yang dengan do'a itu Allah Ta'ala hindarkan dari keburukan semisal, tetapi ada pula do'a tidak dikabulkan. Mereka berdo'a, tetapi tidak dikabulkan. Salah satu sebabnya (hanya salah satunya saja) adalah hati yang lalai saat berdo'a.

aaah malunya sayaa, terlalu banyak meminta dan memohon kepadaNya tapi saya masih lalai. Semoga catatan ini bisa terus jadi pengingat saya ketika saya lalai.

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!
7 comments on "TENTANG DOA & PERINTANGNYA"
  1. betul mba, kalo doa doa kita belum dikabul, periksa lagi gimana ibadah kita, gimana adab kita dalam berdoa.. :)

    ReplyDelete
  2. Hi Mba, salam kenal. Terima kasih sudah berbagi tulisan yang bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih ya mba sudah mampir di blog saya :)

      Delete
  3. salam kenal, mba :) makasih udah ngingetin untuk selalu introspeksi diri lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal mba Dian, terima kasih sudah mampir..

      Delete
  4. Pas banget mbak, krmn juga dengerin ceramah tentang terkabulnya doa. ternyata memang niat dan adab dalam berdoa itu yang kebanyakan dr kita masih salah

    ReplyDelete
  5. wah tulisannya sangat bermanfaat mba.. keren keren keren

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature