MOTHERHOOD MONDAY : TENTANG FASE MENIRU


Pagi ini udaranya sejuk sekali, bau tanah sehabis diguyur hujan. Seperti biasa aktifitas saya sebelum berangkat ke kantor tuh biasanya nyiapin segala keperluannya Arsyad mulai dari makannya,mandinya, botol-botol dot yang dia mau pakai, buahnya, camilannya sebisa mungkin saya sendiri yang menyiapkan dan ada akifitas lain semenjak dia berusia 7 bulan, ketika bangun tidur biasanya langsung minta nenen dan sehabis itu bermain sebentar gelinding kesana-kemari lalu minta keluar rumah.

Kebetulan kami memang masih tinggal menumpang di rumah orang tua saya, letak rumah eyangnya Arsyad ini depannya lapangan luas, biasanya kalau pagi suka sliweran entah itu ayam, burung, atau kucing.  Jadi semenjak dia mengerti konsep apa itu binatang ga pernah absen setiap paginya untuk keluar rumah sebelum mandi.

Saya agak takjub ketika Arsyad memasuki fase ini saat memasuki usia 8 bulan, dia sudah mulai belajar apapun dengan kecepatan yang sungguh luar biasa, fase apakah itu? Fase MENIRU yaa meniru..

Arsyad sudah bisa menjentikkan jarinya ke arah ayam,burung, atau kucing setelah saya,ayah dan eyangnya contohkan. Arsyadpun sudah bisa bilang “keerrrrr” disaat ia menjentikan jarinya kearah ayam seperti apa yang saya lakukan.  Di lain waktu dia sudah bisa mengungkapkan rasa sayangnya kepada saya, ayahnya, eyangnya atau mbahnya. Ketika diminta “syaaad, sayang bubu doong”  lalu pipi mungilnya mengarah ke kepala saya atau terkadang bibirnya langsung mendarat kemuka saya. Arsyad juga sudah bisa dadah-dadah kalau ayah bundanya berangkat kerja. Dan surprisingly ketika ada suara adzan tangan kanannya sudah memegang kuping seperti orang mau adzan sambil “aaaaoooo..aoooo” J

Di sisi lain anak ini juga sangat ekspresif kayak bundanya, apalagi kalau ada sesuatu yang ga nyaman di dirinya, atau ngerasa dicuekin ketika yang lainnya lagi sibuk sama aktifitasnya kayak makan atau lagi masukin baju ke lemari dia protes dengan cara merengek, lagi-lagi persis bundanya kalo lagi ngambek ke ayah naak :p

Anak-anak tumbuh mencontoh dari orang sekitarnya. Ia meniru apa yang dilakukan orang sekitarnya, dia seperti mesin fotokopi. Anak-anak bukan hanya meniru kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan orang tua. Semua yang menarik dimatanya pasti ditiru. Saat kita beribadah, mencontoh ayahnya bagaimana meperlakukan bundanya dengan penuh kasih sayang, mengucapkan tolong, maaf, terima kasih. Tapi kita juga harus mawas diri sebagai orang tua karena ga hanya kebiasaan baik saja yang ia tiru tapi juga kebiasaan buruk saat kita marah, melempar barang, berbohong, atau merokok. Yaa jadi orang tua memang ga ada sekolahnya, tantangannya banyaaak, belajarnya seumur hidup.

Semoga saya dan Ayah Aik dapat membesarkan Arsyad dengan contoh yang baik, teladan yang baik yaa mulai saat ini kami akan belajar bersama untuk memperhatikan tindakan dan kata-kata kami sebagai orang tua.



1 comment on "MOTHERHOOD MONDAY : TENTANG FASE MENIRU"
  1. siapa dulu dong momminya Arsyad, anak yang cerdas berkat didikan n kasih sayang sang ortu :)

    ReplyDelete

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature

Post Signature