lolipops life

daily life of an amateur parents

Slide Show

PENGUMUMAN PEMENANG #WHENMOMMIESTALKGIVEAWAY


Yuhuuuuu akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang yeyelalala pengumuman #whenmommiestalkgiveaway! Jujur ini giveaway saya sama Silva yang pertama kali. Awal bikin giveaway ini modal nekat aja dan kita sama-sama takut gak ada yang ikutan atau sepi peminat, eeeh ternyata yang ikutan lumayan banyak juga, alhamdulillah. Sempet galau dan bingung untuk memilih nama pemenang sih karena jawabannya kece-kece banget dan pengennya semua jadi pemenang. Tapi sayang - disayang hadiahnya terbatas, semoga next giveaway dari kita hadiahnya makin banyak dan dapat banyak sponsor. Hehehehehe

Udah pada gak sabar kan nunggu siapa aja pemenangnya? JEEENG...JEEEENG..inilah daftar pemenangnya...

@inokari_ pemenang favorit 1 : E-money dengan saldo sebesar Rp 300.000,-

@imeldasutarno pemenang Favorit 2 : Produk dari The Body Shop Italian Summer Fig EDT 50 ml seharga Rp 339.000

@dwi.aprily pemenang ke 3 : Produk The Body Shop Argan Oil Body Lotion seharga Rp 159.000 + Voucher MAP Rp 100.000

@syarifani89 Pemenang ke 4 : Produk Bio oil 60 ml seharga Rp 120.000 +voucher MAP Rp 100.000

@nonirosliyani pemenang ke 5 : Produk Lipfinity Maxfactor seharga Rp 115.000, mascara Maxfactor seharga Rp 75.000  , dan buku Parents stories karya Adhitya Mulya.

@sarireni pemenang ke 6 : Produk Lipfinity Max factor seharga Rp 115.000, buku Parenthink karya Mona Ratuliu.

Selamat yaa buat seluruh pemenang, jangan lupa untuk kirimkan data diri kalian melalui Direct Message di instagram saya yaa (@ayuanggarini). Buat yang sudah ikutan #whenmommiestalkgiveaway saya dan Silva mengucapkan terima kasih atas partisipasinya, semoga kita terus keep in touch yaa! Nantikan GIVEAWAY berikutnya dari kita berdua. YAY!

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

FOLLOW AKUN GOSIP DI INSTAGRAM


Kamis ini Silva ngajakin saya untuk nulis yang ringan-ringan aja dan ternyata topik yang Silva pilih tentang akun gosip.  Jujur saya ini memang penggemar setia akun-akun gosip di Instagram karena sudah jarang banget nonton TV bahkan gak pernah malah, karena rutinitas sehari-hari bangun jam setengah 5 pagi udah nguprek di dapur, jam setengah 7 atau jam 7 udah jalan ke kantor, dilanjut kerja, terus pulang ke rumah, langsung mandi dan main sama anak. 


Makanya saya lebih suka mengupdate berita politik, gosip artis dari media sosial aja dan kelihatannya malah lebih update ketimbang TV. Munculnya berbagai akun gosip di Instagram memang sudah cukup lama tapi saya baru’ngeh dan follow mereka sejak kasus om Marteg dan ATT.  Kalau mau tahu kapan saya bisa baca update-an akun gosip ini, biasanya saya stalking mereka di jam saat berangkat ke kantor, pulang kantor, atau malam pas Arsyad sudah tidur sambil nungguin suami pulang kerja. Awal-awal baru follow sih memang buang-buang waktu banget deh karena harus nyekrol postingan ke bawah dan kolom komentar, tapi makin kesini makin ngerti sih kalao si akun A lagi ngomongin artis siapa.

Baca postingan diakun gosip ini selain lebih update berita artis-artis memang buat ajang me time saya aja sih. Saya juga bukan fans militan artis tertentu, jadi sekali baca Cuma “oooh dia begitu..oooh dia begini..” udah itu aja sih, karena saya memang gak pernah komen satupun di akun gosip tersebut, main aman jadi silent reader aja. Hehehehehe.  Jadi for having fun aja dan ga baper. Kadang kalau lagi mood lihat kolom komennya saya sekrol, lucu aja baca komen-komennya dan saya pernah nemuin komennya mak @echaimutenan juga disana :p. Ohya ada juga teman saya, selain akun gosip, dia juga rajin banget mantengin trit artis di de ef, kalau saya? Bacanya udah pusing karena ada ratusan halaman. Sebenarnya sih gak Cuma di Indonesia aja, kalau mau kepo artis luar silahkan jelajah blind gosip (BG) dan tebak clue-clue yang mereka tulis. :))))))

Ini dia lima akun gosip di Instagram yang saya follow :

1.       Lambe Turah



Siapa sih yang nggak tahu Lambe Turah, semua gosip artis dia paling update dan gak hanya sekedar gosip kadang akun ini melampirkan bukti nyata. Cuma sayang gak tahu kenapa untuk masalah gosip RA dan ATT dia gak mau menguak lebih dalam jadi banyak dimusuhin sama akun gosip lain deh. Kata temen saya infotainment udah kalah pamor sama akun gosip di Instagram macam lambe turah ini. Ohya ternyata banyak artis juga yang follow akun ini kayak Uya Kuya, Lunmay. HAHAHAHAHA.

Sekarang gak Cuma gosip-gosip artis aja sih yang dihadirkan, akun Lambe Turah ini sekarang sering banget share tentang keadaan saudara-saudara kita yang butuh bantuan, donasi bencana alam, dan lainnya.

2.       Maknyinyir


Nah pas follow akun ini butuh waktu sekitar sebulanan untuk di accepted. Iya sih akun ini terkenal dengan akun gosip yang ketat menyortir followernya. Yang saya suka dari akun ini, adminnya cukup interaktif mengobrol dengan followernya. Sekarang di akun ini juga sering ngadain giveaway tapi balik lagi saya gak pernah ikutan. Saya Cuma silent reader setia aja.

Ohya diakun ini kadang ga Cuma gosip artis tapi juga kadang ada gosip tentang dunia politik juga. Sebenernya saya sih berharap akun-akun gosip ini tetap pada koridornya dan gak menyentuh ranah dunia gosip perpolitikan karena saya sudah lelah dan jenuh kalau bicara soal politik. :D

3.       Jenk_kellin_official


Dulu akun ini namanya jenk_kellin terus menghilang karena dihack orang dan bertransformasi namanya jadi jenk_kellin_official. Dari akun inilah awal mula tiket penerbangan GI milik ATT dan RA terungkap. Pasangan tersebut sempat ngelak sih tapi apa mau dikata bukti foto boarding pass sudah tersebar luas. Jadi tinggal netizen aja yang nilai sendiri.

4.       Lambenyinyir



Bukan ini bukan gabungan dari Lambe turah dan maknyinyir, ini akun gosip berdiri sendiri tapi yang saya perhatikan masih satu kubu sama maknyinyir. Akun ini juga sering banget ngadain giveaway, benar-benar memanjakan followernya. Terakhir yang saya lihat sih dari akun ini gosip design kaosnya att yang nyontek sama asos.

5.       Thenew_bikin_gregetan



Sebenarnya ini sih bukan akun gosip, ini lebih ke akun haters. Tau Pablo putra benua dan Rey Utami? Yang kemarin rame banget diomongin sama orang-orang karena pertemuan mereka di tinder lalu berujung pernikahan. Nah diakun ini terkuaklah fakta-fakta dua sejoli ini. Ohya saya juga baru-baru aja sih follow akun ini.

Sebenernya masih banyak akun gosip yang ada di instagram, tapi saya memilih cukup follow lima akun ini aja. Kalau mau tahu sih ada juga instanyinyir, firasetiawan09, noona bigos, dan beberapa akun haters artis seperti ayting_nyablak_nemplok, dawetvanturah, sekelas Isyana atau Raisa-pun ada loh akun hatersnya. Ya namanya public figure pasti ada pro dan kontranya, ada yang senang, ada yang benci. Balik lagi gimana si artis menyikapinya aja.

Jadi apa faedahnya follow akun gosip diatas? GAK ADA. HAHAHAHA. Tapi tanpa mereka hidup saya agak hampa. Bener-bener sekedar buat having fun dan biar gak bosen di jalan karena macet. Suami tau gak? Tauuu dan kalau saya cerita “yah..si A masa selingkuh sama si B.. atau si B putus yah sama si A padahal udah mau nikah..” terus respon dia apa? Paling Cuma iya..iya aja sama ngangguk-ngangguk kecuali kalau yang lagi dibahas mbak gigi kasih tak sampainya jaman SMP. Buahahahaha ;p.

Intinya sih follow yaa boleh-boleh aja tapi jangan sampai baper atau jadi terprovokasi sama postingan-postingan mereka yang berujung jadi pikasebeleun/benci banget sama artis yang bersangkutan. Pilihlah akun yang benar-benar gak cuma menghadirkan gosip tapi juga menguak fakta. Ohya satu lagi jangan lupa sama kegiatan di dunia nyata. Kalau kalian follow akun yang mana?

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

LITTLE VENICE KOTA BUNGA CIPANAS


Libur long weekend saat tahun baru kemarin #keluargazulmi mengunjungi Little Venice di Kota Bunga Cipanas . Awalnya saya hanya ingin ke Kebun Raya Bogor aja, ingin melihat Arsyad lari-larian di rumput dengan bebas dan lepas. Eeeeeh setelah sarapan soto Bogor di depan mesjid sebelum terminal Baranangsiang ayah Aik malah ngajakin kita ke Little venice karena dia penasaran.

Beruntungnya saat naik ke puncak pas jam oneway arah ke atas tapi sih tetep aja kemarin kami memilih jalur alternatif sesuai petunjuk waze, karena posisinya kemarin lumayan padat. Maklumlah long weekend ditambah libur anak sekolah. Dari bogor sampai ke Little Venice Kota Bunga Cipanas kemarin kami tempuh dalam waktu 3 jam. Huuuft. Sampai amunisi cemilan di dalam mobil habis dan kami kelaparan.



Sampai di sana sekitar jam 3 sore, alhamdulillah cuacanya enaak banget. Mendung gak, panas juga nggak. Adem banget. Sesuai dengan namanya Little Venice ini mengadopsi bangunan bergaya Venisia Itali lengkap dengan danau dan kano-kano yang bisa kita naiki. Harga tiket masuk Little Venice Rp 25.000,-/orang dan itu belum termasuk tiket naik perahu, kano, perahu bebek-bebekan, dan permainan lainnya yang ada didalam. Little Venice juga menyediakan tiket terusan sih harganya Rp 60.000,-/orang sudah termasuk permainan venture river, bumper car, ball pool, lunar around, dan lainnya.



Tapi kemarin kami lebih memilih tiket masuk saja karena rasanya agak kurang worthed sih beberapa permainan disini, bangunannya juga kurang terawat karena beberapa spot catnya sudah terkelupas padahal yang mereka jual itu kan “view” dan spot untuk berfoto-foto. Mungkin ini bisa jadi masukan untuk manajemen Little Venice. Selain itu kami juga menemukan beberapa sampah botol, mi instan kemasan, snack. Duuh ini pengunjungnya juga sih yang nggak ikut membantu menjaga kebersihan area wisata. Untuk toiletnya juga kurang nyaman. Entah kenapa ya saya tuh kalau pergi ke tempat wisata, restoran, pasti yang pertama kali saya perhatikan ya toiletnya. Kalau toiletnya gak bersih plus bau, duuuh bhaaay shay aja deh.




Jadi kemarin ngapain aja di sana? Kami Cuma mengitari area Little Venice doang dan ayah Aik Cuma berkomentar “begini doang nih?” agak kurang worthed sih dengan kemacetan yang kami lewati tadi. Kami juga gak sempat naik kano atau perahu misisipi karena antriannya lumayan ramai. Selain itu disini ada miniatur merlion alias patung singa-nya singapur, lalu ada great wall tembok Cina juga, dan jam Big Ben. Suasanya benar-benar dibangun seperti sedang berada di luar negri tapi sayangnya ya seperti yang saya ceritakan diatas ada beberapa spot yang kurang terawat dengan baik.





Selesai mengitari area dan berfoto-foto kami kelaparan dan memutuskan untuk keluar dari area Little Venice karena tadi sebelum kami masuk area ini, kami melihat banyak bazar makanan disana. Saya sempat mengajak ayah Aik untuk mengunjungi Taman Bunga Nusantara tapi sayang pas lihat jam kondisinya sudah jam setengah lima, takut keburu tutup dan jalanan saat itu semakin padat.

Ohya, yang mau berkunjung ke Little Venice ini patokannya adalah Kota Bunga di Jl. Hanjawar,desa Sukanagalih, lokasinya dekat dengan pasar Cipanas. Jadi area Little Venice ini letaknya ada di dalam komplek perumahan Kota Bunga. Lebih tepatnya sih bukan perumahan ya tapi komplek villa, karena yang saya perhatikan rata-rata rumah atau villa di sana untuk disewakan. Rumah atau villa ini bentuknya unik dan lucu-lucu banget, ada yang bergaya Eropa, Jepang, dan seperti rumah barbie.

Bakal balik lagi gak kesana? Kalau saya sih cukup sekali saja kesana mungkin kunjungan berikutnya bisa kami agendakan ke tempat wisata lain seperti Taman Bunga Nusantara.terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

BERKELILING JAKARTA DENGAN BIS TINGKAT CITY TOUR


Long weekend kemarin, #keluargazulmi memutuskan untuk mengisi kegiatan #weekendtanpakemall berkeliling Jakarta menggunakan bis tingkat City Tour.  Sejak bis ini diluncurkan saya pengen banget naik, tapi waktu itu Arsyad belum ada jadi yaa keinginan hanya sebatas keingin saja.

Ketika Arsyad genap usia 1 tahun saya memang punya komitmen untuk lebih banyak mengajak dia berkegiatan di ruang terbuka/outdoor. Simple sih pengen liat dia bebas lari-larian dan lebih banyak eksplore sekitar aja, Karena kalau saya bawa ke mall ya aktifitasnya kan cm makan, naik chocho train, atau ke playground.

Kemarin kami memilih hari minggu yang bertepatan dengan libur Natal. Kami pikir gak begitu ramai karena orang-orang memilih liburan di luar kota. Eeeeh ternyata salah. Ketika kami sampai ke parkiran Monas jam 10 Pagi, parkirannya sudah penuh dan kami akhirnya memutuskan untuk parkir mobil ke stasiun Gambir.

Untuk naik bis tingkat City Tour ini kami meutuskan untuk naik dari Balaikota Jakarta. Memang sih dari informasi beberapa blog yang saya baca sebaiknya naik dari halte Juanda agar kita bisa dapat memilih tempat duduk. Tapi kemarin saya nanya sama petugasnya khusus libur long weekend kemarin pemberhentian awal bis ini dari Balaikota.


Antrian bis tingkat hari itu sih lumayan ramai, ya masih dalam batas normal lah. Tapi yaa rada kurang tertib sih antriannya. Saran dari saya untuk pengelola Bis City Tour, dibuat batasan antrian yang jelas agar penumpang tidak dorong-dorong dan berdesak-desakan. Yaa penumpangnya juga sih yang gak sabaran. Heuuuu. Setelah antri dan agak sedikit terdorong-dorong akhirnya kami memasuki area bis tingkat ini. Saya Happy banget. Hehehehe, terakhir naik bis tingkat jaman waktu masih TK deh rasanya, ada bis tingkat PPD jurusan Blok M kalau gak salah dan alm. Papa saya pernah mengajak saya naik bis tersebut.



Alhamdulillah meski sempat terdorong-dorong kita bisa dapet spot tempat duduk yang nyaman dan diatas. YEEEAAAY! Naik tangga! Di dalam bis tingkat City Tour ini dilengkapi dengan tour guide yang menjelaskan ikon atau landmark kota Jakarta yang akan dilewati. Jadi kemarin dijelasin rute bis yang kami pilih yaitu history of Jakarta yang akan menuju ke Kota Tua. Sebelum itu kita akan melewati museum Nasional Indonesia atau yang lebih dikenal dengan museum gajah, lalu kita melewati gedung arsip dan rute perjalanan berakhir di museum Bank Indonesia.

Sambil menjelaskan ada petugas yang membagikan tiket bis City Tour ini. Ohya kami tidak dipungut biaya sama sekali loh alias GRATIS!


Kemarin kami pergi gak Cuma bertiga tapi juga sama kakaknya Arsyad (anak dari kakak saya yang nomer 2). Dia penasaran banget sama museum Bank Indonesia, museum Fatahillah makanya kemarin kami ajak untuk ikut. Setelah pemberhentian terakhir di Museum Bank Indonesia kami turun dan gak lupa bilang terima kasih sama mbak tour guidenya.

Pas turun saya shock lihat keadaan sekitar Kota Tua. RAMEEE BANGET! PENUH! Pas mau masuk ke Museum Bank Indonesia yaaah sayang tutup. L

Akhirnya kami memutuskan untuk jalan ke area museum Fatahillah dan kondisi disana lebih penuh lagi. Ternyata museum yang ada disekitaran Kota Tua tutup sampai dengan 2 Januari 2017  kemarin. Informasi ini kami dapat melalui papan pengumuman yang tersebar dibeberapa spot area Kota Tua.

Waktu sudah menunjukkan jam 1 siang dan panasnya terik banget kemarin, kasian lihat anak-anak akhirnya kami memutuskan jalan ke BNI 46 untuk naik bis tingkat City Tour lagi kearah Balai Kota karena mobil kami terparkir di stasiun Gambir. Masya Allah antriannya maha dasyat banget, kepala saya udah cenat-cenut karena kepanasan dan kasian juga lihat anak-anak yang udah kelihatan capek.

Sempet galau sih saya dan ayah Aik kemarin, mau naik bis City Tour lagi atau kita naik transportasi online aja menuju Stasiun Gambir. Makin lama antriannya semakin ruaaaar biasa, akhirnya kami memutuskan order taksi online aja dan sedihnya gak ada yang mau pick up orderan kami karena kondisi jalanan yang mulai macet.

“Yuk kita naik commuter aja, nanti turun di Gondangdia” kata ayah Aik. Pas masuk stasiun Beos, ya Allah itu suasana kayak suasana lebaran, antriannya ruaar biasa panjang, padat, dan penuh sesak. Saya sudah gak kuat lagi akhirnya saya bilang, kita naik angkot aja yaa dan akhirnya kami naik angkot jurusan Pasar Baru sekalian jalan-jalan lagi dan cari makan disekitar Pasar Baru.

naik angkot ke Pasar Baru. Horeee!



Tips naik bis tingkat City Tour dari saya
  1. Pilih waktu yang tepat ya, hindari waktu long weekend atau saat liburan anak sekolah. Saya akan memilih weekdays atau weekend biasa untuk menghindari crowd yang ramai.
  2. Halte awal bis City Tour ini ada di Halte Juanda, tapi kalau kita mau naik dari Balai kota juga bisa. Akses parkir mobilnya lebih gampang.
  3. Tidak makan dan minum di dalam bis City Tour ini ya. Bis ini harus kita jaga kebersihannya agar warga Jakarta yang lain bisa juga menikmati fasilitas ini.
  4. Bis ini tidak memungut biaya apapun (gratis)
  5. Ada 3 pilihan rute yang disediakan, antara lain : 
  • Rute sejarah Jakarta/ History of Jakarta menuju ke Kota Tua. Tersedia setiap hari senin – Sabtu mulai pukul 09.00 – 17.00 dan hari minggu pukul 12.00 – 19.00.
  • Rute Jakarta Baru/ Jakarta Modern menuju ke Monas. Tersedia setiap hari senin – Sabtu mulai pukul 09.00 – 17.00 dan hari minggu pukul 12.00 – 19.00.
  • Rute kesenian & makanan / Art & Culinary menuju ke Senayan. Tersedia hanya pada hari sabtu pukul 17.00 – 23.00. 
Overall liburan naik bis tingkat City Tour ini sangat menyenangkan, saya berencana untuk mengulang kegiatan ini lagi tapi tidak dihari libur seperti kemarin. Kayaknya kalau weekend biasa gak terlalu ramai seperti kemarin. Ada yang sudah coba bis tingkat City Tour ini? Gimana menurut kalian, seru kan?

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

TENTANG RESOLUSI DAN #WHENMOMMIESTALKGIVEAWAY


Waktu tuh cepet banget ya berlalunya dan ternyata ini kamis terakhir di 2016. Antara senang dan sedih sih kalau akhir tahun begini. Senang karena di tahun yang baru pasti bakal banyak banget kejutannya dan sedih kalau menyadari jatah di dunia terus berkurang.

Seperti biasa kalau akhir tahun begini pasti bikin resolusi. Iya kan? Kebetulan saya di 2016 kemarin gak buat resolusi apa-apa selain pengen Arsyad dan suami sehat, ditahun ini lebih ke go with the flow sampai-sampai jadi gak kekontrol arahnya kemana. HAHAHA. Alhamdulillah di tahun ini suami dapet kerjaan baru yang lebih baik, bener yaa apa kata orang anak itu rejekinya luar biasa. Pas banget deh Arsyad mau setahun eeeh ayah dapat kerjaan baru. Kalau saya? Alhamdulillah di tahun iini mulai konsisten lagi ngeblognya. Udah mulai dapet beberapa job dari ngeblog dan berharap di 2017 lebih banyak lagi. :D
Apa ada resolusi yang belum tercapai? Pasti ada yaitu LANGSING, hahaha. Ini sih resolusi tiap tahun tapi realitanya yang paling menyakitkan karena badan ini tak kunjung langsing. Mau diet eh terus mikir kan masih menyusui yaudah jadinya gak diet-diet deh. ;p

Ritual tahunan membuat resolusi sih menurut saya penting ya, biar kita jadi tahu tujuan di tahun ini tuh mau kemana dan ngapain. Meskipun ada beberapa yang mungkin gagal, tapi menyusun resolusi itu menyenangkan dan harus dilakukan. Di tahun 2017 saya sih mau lebih realistis aja menyusun resolusinya.

Ini resolusi saya di 2017

  • Gak mau punya kartu kredit

Saya sempat kewalahan di 2016 akibat tidak bisa memanage keuangan dengan baik, belanja baju Arsyad yang unyu-unyu, beli mainan yang gak penting-penting amat, impulsive pas lagi galau dengan belanja. Ini membuat tagihan kartu kredit sempat bengkak dan dapat peringatan keras dari suami. Alhasil 2 kartu kredit saya sudah saya tutup alhamdulillah di akhir tahun ini. Kedepannya gak mau lagi deh megang kartu kredit. Cukup suami aja deh yang pegang.

  • Mulai pilih-pilih sekolah Arsyad

Sebenernya dari 2016 ini saya sih sudah mengincar beberapa sekolahan untuk Arsyad tapi masih maju mundur karena takut terlalu dini masukin dia ke sekolah. Ya walaupun saya tahu sekolahnya masih main-main biasa aja. Ditahun 2017 ada rencana mau masukin Arsyad ke daycare sih tapi ini masih pilihan terakhir di tengah drama ART yang gak dapet-dapet.

  • Move on dari bekasi

Gak tahu kenapa pengen aja pindah dari bekasi dan nempatin apartemen tapi balik lagi pada realitanya bahwa sampai detik ini saya belum dapet ART dan masih banyak banget PR yang harus dibenahin kalau urusan apartemen. Mulai dari kitchen set, ngecat ulang, dan sebagainya. Tentunya mengeluarkan dana yang gak sedikit sedangkan tabungan kami pas-pasan. Opsi lainnya adalah kembali tinggal di rumah mertua, tapi balik lagi saya jadi galau siapa yang akan menjaga Arsyad ketika saya kerja dan ya mau gak mau saya hunting daycare  dan ART lagi.

  • Olahraga Rutin

Semoga ini bukan hanya resolusi belaka. HAHAHAHAHA. Selain menjadwalkan beberapa aktifitas outdoor buat Arsyad, saya juga pengen banget bisa rutin olahraga minimal satu kali dalam seminggu. Duh, semoga terlaksana yaa dan panggilan kasur yang posesif bisa saya abaikan.

  • Rutin solat tasbih, baca Al-quran, dan puasa sunah

Ini jadi peringatan sih buat diri saya sendiri, karena saya sadar di 2016 ini saya gak pernah solat tasbih lagi di mesjid Sunda Kelapa. Padahal dulu jaman masih pacaran dan baru nikah saya dan suami rutin banget solat tasbih di Mesjid Sunda Kelapa. Untuk masalah baca al-quran juga saya sadar di tahun ini khatamnya Cuma satu kali pas Ramadhan doang. Ya Allah maafin yaaaa, makanya di tahun 2017 menargetkan diri sendiri lagi untuk lebih rutin lagi. Belum berani sih ikutan one day one juz karena saya sadar kemampuan saya belum sampai kesitu. Nah untuk urusan puasa sunah juga di 2016 kemarin up and down banget deh, saya ngerasa banyak bolongnya. Semoga di 2017 ibadah saya dan suami semakin baik lagi yaa, karena kami itu kan contoh untuk Arsyad.
  • Less stress 

Saya gak mau mikirin hal yang gak perlu dipikirin deh. Gak mau memusingkan hal remeh-temeh atau hal-hal kecil yang gak perlu diributin. Ini sih casenya lebih ke masalah rumah tangga yaa karena saya tipikal yang njelimet sih kalau kata suami kurang santai dalam menghadapi masalah. ;p. Dipikirin terus sampe uring-uringan sendiri padahal kadang masalahnya sepele. Jadi di 2017 ini mau yang santai kayak di pantai aja dan semoga Allah tambah sayang sama rumah tangga saya dan suami. huushh huush jauh-jauh mantaaan 

Ohya di 2016 ini alhamdulillah selama setahun kemarin saya konsisten kembali menulis dan akhirnya memutuskan mengajak Silva juga untuk berkolaborasi di segmen #whenmommiestalk tiap kamisnya. Apa saja sih yang dibahas? Sejauh ini sih masih seputaran parenting, relationship, dan motherhood. Walaupun baru ada 13 postingan kedepannya saya dan silva berharap banget bisa terus untuk konsisten menulis di #whenmommiestalk ini.

Untuk menutup akhir tahun saya dan Silva mau bikin GIVEAWAY! Yeeeay!



Caranya gimana? Gampaaang banget kok! 

Follow akun twitter, instagram, dan blog kita berdua. Komen dibawah postingan ini dari #whenmommiestalk 1 sampai dengan 13 (silahkan klik link disini) mana yang paling kalian suka dan beri alasannya. Nanti akan dipilih 6 komen yang menarik (3 dari komen di blog saya dan 3 lagi dari komen di blog Silva) kalau mau komen dikeduanya juga dipersilahkan dan kesempatan untuk menang lebih besar kan? hehehehe, dan hadiahnya sebagai berikut :

Pemenang favorit 1 : E-money dengan saldo sebesar Rp 300.000,-
Pemenang Favorit 2 : Produk dari The Body Shop Italian Summer Fig EDT 50 ml seharga Rp 339.000
Pemenang ke 3 : Produk The Body Shop Argan Oil Body Lotion seharga Rp 159.000 + Voucher MAP Rp 100.000
Pemenang ke 4 : Produk Bio oil 60 ml seharga Rp 120.000 +voucher MAP Rp 100.000
Pemenang ke 5 : Produk Lipfinity Max factor seharga Rp 115.000, mascara Maxfactor seharga Rp 75.000  , dan buku Parents stories karya Adhitya Mulya.
Pemenang ke 6 : Produk Lipfinity Max factor seharga Rp 115.000, buku Parenthink karya Mona Ratuliu.

Untuk link social media kita berdua berikut linknya yaa

Nah gampang kan caranya? Giveaway ini ditutup tanggal 17 Januari 2017 dan pengumuman giveaway pada tanggal 19 januari 2017. Yuk ajak teman-teman yang lain untuk ikutan #whenmommiestalkgiveaway.

 terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

PENTINGNYA MENCIPTAKAN PREMIUM BONDING MOMENT BERSAMA BUAH HATI


Menjadi seorang ibu sekaligus wanita pekerja bukan hal yang mudah. Harus pintar membagi  waktu dan mengelola energi. Saya memilih bekerja karena dengan bekerja itu sudah menjadi bagian dari “me time” saya dan sekaligus membantu suami agar roda ekonomi keluarga terus berputar. Tak bisa dipungkiri rasa bersalah dan ketakutan pasti ada, ingin sekali resign dari pekerjaan tapi sampai detik ini saya belum siap.

Biasanya saya memulai aktifitas pada pukul setengah lima pagi. Menyiapkan bekal sarapan, makan siang untuk suami, lalu masak untuk kebutuhan makan arsyad, anak saya. Selepas itu lalu saya mandi, solat subuh, memandikan Arsyad. Tak lupa mengajaknya bermain sebelum saya pergi ke kantor. Saya harus pintar-pintar memanfaatkan waktu yang sedikit tapi juga berkualitas untuk anak saya. Disela-sela jam kerja tak lupa juga saya menanyakan kabarnya via telpon dan demi untuk tiba di rumah dengan cepat saya memanfaatkan fasilitas transportasi ojek online.

Saat akhir pekan apa lantas saya bisa beristirahat? tentu tidak. Demi menebus momen-momen yang tidak saya lewati bersama Arsyad, saya dituntut untuk menjadi Ibu yang kreatif. Menciptakan momen kedekatan bersama dia melalui berbagai aktifitas.  Kami punya ritual #weekendtanpakemall, biasanya kami isi dengan mengunjungi tempat wisata. Lain cerita ketika kami ingin menghabiskan akhir pekan di rumah saja, disini saya dituntut untuk menciptakan ide kreatif mulai dari permainan, masak bersama, dan berbagai kegiatan lainnya yang bisa dijalankan di rumah. Sempat saya kehabisan ide dan memutar otak kegiatan apalagi yang bisa saya hadirkan di rumah saat akhir pekan.

Beruntung saya hadir memenuhi undangan dari Lotte Choco Pie Indonesia bersama emak Blogger lainnya, di The Hermitage Menteng Jakarta, tanggal 21 desember 2016 kemarin dalam rangka memperingati Mother’s day yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2016. Hadir dalam acara tersebut Mr. Yusuke Kawabata, selaku Brand Manager LOTTE Indonesia. Ibu Oci C.Maharani sebagai Brand Manager LOTTE Indonesia, serta public figure yang sudah sangat terkenal yaitu Mona Ratuliu dan Maudy Koesnaedi.

Mr Yusuke Kawabata, Mona Ratuliu, Ibu Oci, dan Maudy Koesnaedi

Dalam acara tersebut, Lotte choco Pie mengajak para ibu di Indonesia untuk merayakan indahnya kebersamaan dengan anak melalui momen-momen keterikatan yang begitu spesial (premium bonding moment). Kenapa sih premium bonding moment itu sangat penting?

  • Ikatan (bonding) antara orangtua dan anak sangat berperan dalam menentukan masa depan anak. Anak lebih terbuka mengenai kesehariannya, dia dapat menjadikan orangtuanya sebagai sahabat untuk berbagi cerita.
  • Ikatan (bonding) dengan anak juga mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Dengan ikatan yang kuat, anak akan berkembang secara optimal dalam berbagai aspek mulai dari aspek sosial, bakat, dan kognitifnya.
  • Memiliki ikatan (bonding) yang kuat dengan anak akan membangun perasaan aman (secure) dalam diri anak. Anak yang secure terbukti mampu memecahkan masalah dengan lebih baik, lebih kreatif, dan menunjukkan lebih banyak emosi positif.
Terkadang kita berpikir bahwa dengan hadir disetiap harinya kita sudah membangun bonding atau keterikatan dengan anak. Tapi pada kenyataannya tak jarang dari kita memang hadir secara fisik, namun terkadang jiwa kita memikirkan hal yang lain. Seperti sesekali mengecek email yang masuk, cek grup whatsapp, dan tak jarang kita belum memahami emosi, karakter, serta kebutuhan anak. Saya pernah baca artikel penelitian yang menyatakan bahwa sebenarnya dalam 24 jam sehari, orangtua hanya butuh 20 menit untuk mempunyai hubungan berkualitas bersama anak tanpa intervensi atau gangguan dari hal-hal diluar aktifitas yang sedang dijalankan bersama.

Dalam acara tersebut saya jadi tahu, ditengah kesibukan seorang Mona Ratuliu dan Maudy Koesnaedi mereka juga tetap berusaha menciptakan premium bonding moment bersama buah hati mereka.

Mona Ratuliu dengan kesibukannya mengurus tiga buah hatinya menjelaskan bahwa terkadang ia merasa sulit untuk mencari cara mewujudkan premium bonding moment secara mudah dan praktis di sela-sela kesibukannya. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dan mewujudkan premium bonding moment harus selalu diusahakan demi memberikan kenyamanan serta memperkuat momen kebersamaan bersama anak-anaknya.

Ada tiga aktifitas yang sering ia lakukan diantaranya membacakan cerita, bermain tebakan seru, dan membuat makanan atau camilan favorit untuk dinikmati bersama. Camilan favorit yang menjadi andalan keluarga mereka apalagi kalau bukan LOTTE CHOCO PIE.


Kek vanilla dengan isi marshmallow lembut berlapis coklat premium lezat produksi PT LOTTE Indonesia ini bisa dikreasikan dengan berbagai toping pilihan. Mba Mona biasanya mengajak anak-anaknya untuk memilih bahan seperti buah, keju, marshmallow dan menghiasnya bersama-sama. Dengan berkreasi bersama-sama, premium bonding moment bersama anak dapat terwujud melalui obrolan yang seru dan asyik selama berkreasi bersama Lotte Choco Pie.

Sedangkan menurut mba Maudy Koesnaedi sebagai sosok ibu modern masa kini, momen kebersamaan dengan Eddy buah hatinya merupakan saat yang sangat spesial. Ia selalu berupaya untuk menghadirkan kegiatan yang seru bersama Eddy salah satunya dengan menyantap Lotte Choco Pie camilan fovoritnya bersama-sama.  Dengan begitu Eddy menjadi lebih terbuka dalam mengungkapkan hal-hal yang ia sukai dan ia juga lebih terbuka tentang pengalaman atau masalah yang dihadapi sehari-hari.

Saya jadi penasaran bagaimana mengkreasikan Lotte Choco Pie dengan berbagai pilihan toping, beruntungnya dalam acara tersebut saya bisa langsung mempraktekkan dan menjadikan hasil kreasi saya sebagai buah tangan untuk Arsyad di rumah.

Hasil kreasi bunda untuk Arsyad di rumah
Premium bonding moment sangat penting untuk diupayakan ditengah kesibukan kita sebagai ibu dan menciptakan premium bonding moment ternyata bisa para ibu lakukan dengan cara yang praktis. Memilih bahan-bahan untuk kreasi toping Lotte Choco Pie dan menghiasnya bersama-sama sudah menjadi kegiatan yang seru dan asyik. Bonding atau keterikatan antara ibu dan anak dapat terbangun dengan baik karena suasana yang santai dapat mendorong anak-anak menjadi lebih terbuka untuk berinteraksi dan pada akhirnya memperkuat hubungan ibu dan anak.


Terima kasih Lotte Choco Pie dan Kumpulan Emak Blogger (KEB) untuk inspirasinya.

 terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

KENYATAAN YANG DIHADAPI SAAT MENJADI IBU


Sejak hari dimana garis test pack menunjukkan dua garis yang samar, perubahan besar dalam hidup saya-pun terjadi. Selama proses kehamilan Arsyad memang sungguh menyenangkan. Saya tidak mual-mual lebay, kuat jalan kemana-mana, dan bisa beraktifitas tanpa keluhan sedikitpun. Arsyad lahir melalui proses gentle birth meskipun sectio. SUNGGUH BAHAGIA.

BACA PUNYA SILVA

Sebelum melahirkan saya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana mengasuh anak, proses melahirkan, ASI, dan lainnya. Ditambah lagi dengan gempuran social media, postingan ASI yang berkulkas-kulkas, sharing resep MPASI homemade tiap harinya jadi makanan sehari-hari saya dan jiwa kompetitif sebagai perempuanpun muncul. “aah saya juga bisa kayak gitu..”. Hal tersebut membentuk pola pikir tentang idealisme saya sebagai Ibu baru. Setidaknya saya dapat gambaran dan gak kaget-kaget banget saat nanti menangani anak pertama, pikir saya.  

Tapi realitanya setelah proses melahirkanlah banyak drama dimulai. Mulai saya yang terserang mastitis, Arsyad tongue tie, sampai baby blues.  Ekspektasi atau harapan-harapan saya ternyata bersebrangan dengan realitanya. Boro-boro indah, pasca melahirkan ASI seret, anak tongue tie, dan kena baby blues. Sampai saya tanya pada diri sendiri “weeey mana indahnya weeey... saya butuh piknik weeey!”

Ternyata setelah melahirkan ya memang harus realistis. Idealisme-idealisme yang terbangun dengan rentetan teori parenting yaa disesuaikan aja sama keadaan di lapangan. Anggap saja idealisme versi kita tersebut sebagai acuan atau pakem biar gak belok kemana-mana. Demi kewarasan Ibu.

Walau pada akhirnya saya harus berdamai dengan diri sendiri, menurunkan sedikit idealisme saya, dan dihadapkan pada kenyataan seperti ini...

Arsyad harus menggunakan cup feeder untuk minum ASIP

Iya dulu idealisme saya mengatakan seperti itu. Pada kenyataannya ASI yang saya perah dengan penuh perjuangan itu pas ditaro di cup feeder dan diminumin banyak yang tumpah-tumpah. SAYA CUMA BISA NANGIS. STRES.


Dan pada akhirnya saya menyerah pada realitanya “yaudalah pake dot aja” dan berdoa terus berdoa semoga dia gak bingung puting. Alhamdulillah sampai dengan detik ini dia gak bingung puting sama sekali, saya bisa tenang ninggalin dia untuk bekerja. BAHAGIA.

Arsyad harus pakai Clody, demi bumi yang tetap lestari

Idealisme saya yang lain yaitu memakaikan clody saat ia lahir. Demi go green dan hidup hemat.
Realitanya boro-boro makein clody, baru 40 hari saya sudah mengibarkan bendera putih. Bunda lelah menghadapi cucian kotor naak, ditambah lagi harus berurusan sama masalah pernenenan yang gak ada habisnya. Ya payudara bengkak, ya lecet, ya berdarah-darah, ya demamlah. Jadi say hello to POSPAK (popok sekali pakai).

Maafkan saya bumi.

Arsyad harus makan di baby chair

Sebelum masa MPASI saya sudah sibuk deh searching baby chair yang budgetnya bersahabat di kantong. Gak mau beli yang mahal-mahal juga, karena dananya bisa dialokasiin ke hal yang lain. Arsyad harus duduk di baby chair selama jam makan, tidak boleh jalan-jalan. TITIK. RULESNYA HARUS DIJALANKAN.

Realitanya okelah dibulan pertama makan masih di baby chair, 7 bulan, 8 bulan, 9 bulan semua berjalan mulus. Tibalah saatnya 10 bulan dia kena GTM, biar anaknya mau makan muter otak deh. Mulai variasi menu, bikin popsicle, sambil nonton tv semua gak mempan. Ealaaah dibawa jalan-jalan ke lapangan depan rumah sambil liatin ayam makannya langsung LAP LEP LAP LEP. Bhaay baby chair BHAAAAY! Menyerahlah pada keadaan sesungguhnya. Akhirnya menurunkan sedikit idealisme “yaudalah yang penting anaknya mau makan, berat badannya stabil..”

Langsing pasca lahiran

Ini sih masuk dalam resolusi ditiap tahunnya. Tapi sayang resolusi hanyalah resolusi belaka. Realitanya habis melahirkan yang katanya kalau menyusui itu cepat menurunkan berat badan, gak berlaku di saya.

Waaah ASI saya seret. Lalu makanlah segala jenis daun-daunan. Andai kata daun pintu bisa dimakan saat itu juga saya makan demi ASI mengalir deras. Ternyata gak ngaruh. STRES. Lalu larinya ke makan, makan, dan makan saya jadi happy, ASI mengalir deras. Jadi apa booster ASI-nya? MAKAN. Dan berat badanpun tak kunjung turun hingga detik ini. *ketawa iri liat body Silva*


Work life balance demi roda ekonomi keluarga

Cita-citanya sih pasca melahirkan tetap bisa mengejar karir mencari peruntungan di ladang yang lain, melanjutkan S2. Tetap bekerja dari 9 to 5 demi membantu suami dan roda ekonomi keluarga berjalan dengan stabil.

Realitanya adalah saya lebih memilih melambatkan karir dan berjalan di tempat demi punya waktu yang banyak buat Arsyad. Demi bisa menemaninya bermain. Demi ijin cuti yang gampang. Demi bisa datang ke event blogger di saat weekdays. :p

Biarlah suami yang terus mengejar karirnya, melaju cepat biar bisa liburan ke Maldaif! LOL! ;p

Jadi intinya punya idealisme setinggi-tingginya idealisme tetap kita harus berdamai dengan kenyataan, karena hidup itu harus realistis. Karena jadi oraangtua gak semudah membalikkan telapak tangan, kadang harapan gak berjalan ber-iring-an dengan kenyataan. Setidaknya kita sebagai ibu sudah mengusahakan dan terus berusaha untuk hal yang terbaik versi kita sendiri. Jadi jangan sekali-kali menyalahkan diri sendiri, karena tiap ibu sempurna dengan versinya masing-masing.
Selamat hari Ibu.

terima kasih yaa sudah mampir di blog saya!

Post Signature

Post Signature